Koreri.com, Timika – Bentrok di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah dilaporkan kembali pecah, Senin (29/12/2025) pagi hingga nyawa melayang.
Sebanyak dua orang warga dilaporkan meninggal dunia dalam bentrok tersebut.
Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki saat dikonfirmasi, Senin sore membenarkan informasi tersebut.
Dijelaskan, bentrok kembali terjadi setelah ritual pembakaran mayat mendiang Dinus Kiwak pada Senin pagi. Akibat bentrok itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia.
“Ia benar, (kedua korban,red) dari pihak Dang,” ujarnya singkat.
Ipda Yusak mengaku belum mendapatkan informasi tentang identitas kedua korban.
“Belum disampaikan nih (identitas korban,red). Pas selesai bakar korban tadi pagi, lanjut perang dua orang langsung kena di bagian dada, keduanya MD (meninggal dunia,red),” lanjutnya.
Menurut Ipda Yusak, dari kubu Newegalen sendiri belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam bentrok tersebut atau sebaliknya.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia dari kubu Dang kata Ipda Yusak saat ini sedang dipersiapkan untuk dilaksanakan ritual pembakaran mayat oleh pihak keluarga.
“Persiapan di bakar ini,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang warga dari Kelompok Dang yang menjadi korban bentrok dua kelompok warga dilaporkan menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (28/12/2025) malam.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki, mengatakan korban atas nama Dinus Kiwak dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).
“Jadi korban ini sebelumnya kena panah tapi tidak berobat di rumah sakit, hanya berobat secara mandiri di rumah saja,” jelas Ipda Yusak melalui sambungan telepon, Senin siang.
“Beberapa kali kita sudah evakuasi ke rumah sakit terus keluar lagi, kemarin pas siang dibawa lagi ke rumah sakit, ternyata tadi malam dokter menyatakan MD (Meninggal Dunia),” lanjutnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, korban lalu dipulangkan ke rumah duka dan sempat disemayamkan. Kini, keluarga korban telah melakukan ritual pembakaran mayat terhadap mendiang Dinus Kiwak.
Dengan bertambahnya satu korban meninggal dunia ini, total korban jiwa akibat bentrok Kwamki Narama menjadi 9 orang. 4 orang korban jiwa dari kubu Newegalen sedangkan 5 korban lainnya dari kubu Dang.
TIM
























