Koreri.com, Timika – Ikatan Kerukunan Keluarga Rahyan Oih (IKKRO) Kabupaten Mimika periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum IK3M Anton Welerubun, serta disaksikan Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Roni Marjen, yang hadir mewakili Bupati Johannes Rettob.
Momen tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Timika, Papua Tengah, Sabtu (28/3/2026).
Untuk diketahui, kepengurusan IKKRO Kabupaten Mimika diketuai Yohanes Fernando Beruat.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Roni Marjen, Bupati Johannes Rettob, menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Rahyan Oih atas inisiatif membentuk dan mengembangkan organisasi sebagai wadah mempererat persaudaraan serta memperkuat kontribusi sosial di tengah masyarakat.
“Organisasi kemasyarakatan seperti IKKRO memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebersamaan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat kebersamaan.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan organisasi secara profesional dan transparan, menjaga kekompakan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga mengajak seluruh anggota IKKRO untuk terus menjaga nilai budaya, mempererat persaudaraan lintas suku, agama, dan golongan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial.
“Keberagaman di Mimika adalah kekuatan. Karena itu, organisasi seperti IKKRO diharapkan menjadi jembatan pemersatu yang memperkuat nilai kebhinekaan dan semangat gotong royong,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum IK3M, Anton Welerubun, menekankan pentingnya penguatan internal organisasi dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.

“Penguatan dalam kebersamaan menjadi kunci utama. Kita tidak boleh mudah terpengaruh oleh berbagai kepentingan dari luar, tetapi harus tetap fokus pada tujuan bersama, yakni menjaga persatuan dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Anton juga mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk terus membangun kolaborasi demi menciptakan masa depan Mimika yang lebih baik dan berkualitas.
“Terus bergandengan tangan dua suku besar Amugme Kamoro sebagai pemilik negeri dan lima suku kerabat lainnya untuk membangun Kabupaten Mimika lebih baik,” kata Anton.
Sementara itu, Ketua IKKRO Kabupaten Mimika, Yohanes Fernando Beruat, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya organisasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa IKKRO sejatinya telah ada sejak tahun 1990-an, namun baru saat ini resmi dilegalkan secara organisasi.
“Ke depan, kami berkomitmen berjalan bersama pemerintah dan masyarakat, membangun organisasi yang sehat, terbuka, dan transparan, serta saling mendukung dalam kehidupan sosial,” ungkapnya.
Yohanes juga memaparkan sejumlah program kerja yang siap untuk dijalankan, di antaranya safari kerukunan keluarga untuk mempererat hubungan antar anggota, serta program kebersihan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah daerah.
Selain itu, IKKRO juga akan mengembangkan kegiatan di bidang kerohanian melalui ibadah keluarga dan kegiatan religius lainnya guna memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan pelantikan ini, IKKRO diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat persatuan, menjaga harmonisasi sosial, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Mimika yang inklusif dan berkelanjutan.
EHO













