Watubun Tegaskan Soliditas Kader Kunci PDIP Hadapi Agenda Politik Mendatang

IMG 20260509 WA0014

Koreri.com, Ambon – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur George Watubun menekankan pentingnya soliditas kader, semangat gotong royong, dan penguatan ideologi partai dalam kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kota Ambon yang berlangsung di Hotel Pasifik Ambon, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Benhur hadir bersama jajaran lengkap pengurus DPD PDI Perjuangan Maluku untuk memperkuat konsolidasi organisasi partai hingga tingkat akar rumput.

Menurutnya, kader partai merupakan ujung tombak perjuangan politik yang harus tetap hadir di tengah masyarakat dan menjaga kedekatan dengan rakyat.

“Karpet terdepan penggerak partai adalah kader dan ranting. Karena itu, konsolidasi organisasi harus terus diperkuat agar perjuangan partai tetap berjalan bersama rakyat,” ujar Benhur dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Musancab bukan hanya agenda penataan struktur partai, tetapi juga momentum pendidikan politik dan silaturahmi antar kader guna memperkuat semangat persatuan di internal partai.

Benhur meminta seluruh pengurus anak cabang dan ranting lebih aktif turun langsung ke masyarakat untuk mendengar aspirasi rakyat sekaligus mengevaluasi kerja-kerja organisasi di tingkat bawah.

“Hari ini kita bersilaturahmi, besok ketika turun ke masyarakat kita harus mampu mengevaluasi dan mendengar suara rakyat secara timbal balik,” katanya.

Dalam pidatonya, Benhur juga menyoroti kondisi nasional terkait kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan tetap mendukung pemerintah sepanjang kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan rakyat.

Namun demikian, menurutnya seluruh kader partai juga wajib bersikap kritis apabila terdapat kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau pemerintah berbuat baik kita dukung, tetapi kalau menyimpang dari kepentingan rakyat maka kita wajib kritis,” tegasnya.

Benhur turut menegaskan bahwa ideologi Pancasila harus menjadi dasar perjuangan seluruh kader dalam mengambil sikap politik maupun menjalankan roda organisasi partai.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di internal partai. Menurutnya, konflik internal hanya akan menghambat cita-cita besar partai dalam merebut kembali kepercayaan rakyat.

Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi pengurus anak cabang dilakukan secara ketat melalui mekanisme fit and proper test terhadap ratusan kader di Maluku.

“Kalau sudah diputuskan partai, maka seluruh perbedaan dan konflik harus berubah menjadi persatuan,” ujarnya.

Benhur juga menegaskan target politik PDI Perjuangan ke depan, termasuk memperkuat posisi partai di Kota Ambon dan mempersiapkan kader terbaik menghadapi Pemilu 2029 serta Pilkada mendatang.

Selain membahas konsolidasi partai, Benhur turut menyoroti sejumlah program kerakyatan yang sedang dipersiapkan PDI Perjuangan Maluku, termasuk program cepat tanggap di bidang kesehatan dan penyelenggaraan Turnamen Liga Kampung yang dijadwalkan mulai digelar pada 16 Mei mendatang.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian partai terhadap pengembangan bakat generasi muda Maluku di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Kita ingin talenta-talenta muda dari kampung bisa berkembang dan nantinya mewakili Maluku dalam ajang yang lebih besar,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Benhur mengingatkan seluruh kader agar tetap menjaga hubungan dengan masyarakat dan menyusun program-program sederhana yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

“Jangan lupa selalu dekat dengan akar rumput. Rumuskan program yang sederhana tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

JFL