Koreri.com, Ambon – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Wattimena menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas Posyandu yang layak dan representatif guna mendukung transformasi pelayanan Posyandu yang kini semakin luas dan kompleks.
Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Posyandu Kenangan RT 003/RW 04, Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, bersama kader PKK, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Selasa (2/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Lisa meninjau langsung kondisi Posyandu sekaligus berdialog dengan kader dan masyarakat setempat.
Ia mengaku prihatin melihat kondisi bangunan Posyandu yang dinilai belum memadai untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Posyandu saat ini telah mengalami transformasi yang signifikan.
Tidak lagi hanya melayani ibu hamil, bayi, dan balita, Posyandu kini menjalankan pelayanan berbasis siklus hidup serta mendukung pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Posyandu saat ini sudah harus menjalankan pelayanan siklus hidup dan melaksanakan enam Standar Pelayanan Minimal. Dengan kondisi tempat yang seperti ini, saya rasa pelayanan tidak dapat berjalan secara maksimal,” ujar Lisa.
Ia menilai keterbatasan ruang dan fasilitas berpotensi menghambat pelaksanaan berbagai program pelayanan yang menjadi tanggung jawab Posyandu.
Karena itu, diperlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk menghadirkan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat.
Lisa menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pemantauan, tetapi juga bagian dari upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi Posyandu di lapangan.
“Kami datang ke sini untuk melihat secara langsung berbagai kekurangan yang masih ada di Posyandu ini. Tujuan kami bukan hanya melakukan kunjungan, tetapi juga mencari solusi bersama agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik,” imbuhnya.
Lisa juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kader Posyandu, pengurus PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, pemerintah setempat, hingga OPD terkait untuk berkolaborasi dalam mencari lokasi maupun fasilitas yang lebih representatif.
“Diperlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencari tempat yang lebih layak dan nyaman. Dengan fasilitas yang memadai, pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal sesuai kebutuhan dan perkembangan program Posyandu saat ini,” tambahnya.
Lisa berharap perhatian terhadap sarana dan prasarana Posyandu dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kota Ambon.
Kunjungan tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Ambon bersama TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu dalam memperkuat pelayanan kesehatan dan sosial berbasis masyarakat hingga ke tingkat lingkungan dan kelurahan.
JFL
























