Koreri.com, Ambon – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, menghadiri kegiatan Nikah Massal 14 pasangan yang diselenggarakan oleh Gereja Katolik Santa Maria Bintang Laut, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, TP-PKK Kota Ambon, dan Gereja Katolik Santa Maria Bintang Laut sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kepastian status perkawinan secara agama maupun hukum negara.
Acara berlangsung penuh khidmat dan sukacita ketika 14 pasangan menerima Sakramen Perkawinan dan mengikrarkan janji suci di hadapan Tuhan, keluarga, serta jemaat.
Dalam sambutannya, Lisa Wattimena mengatakan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan antara seorang pria dan wanita, tetapi merupakan panggilan hidup yang suci untuk membangun keluarga yang dilandasi cinta kasih, kesetiaan, ketulusan, dan tanggung jawab.
“Secara iman Katolik, pernikahan adalah sebuah sakramen yang suci, sebuah panggilan untuk hidup dalam kasih yang setia sebagaimana Kristus setia kepada Gereja dan umat-Nya. Melalui pernikahan yang sah secara agama maupun hukum negara, bapak dan ibu kini telah dipersatukan menjadi satu daging oleh Allah sendiri,” ujar Lisa.
Ia menegaskan bahwa pernikahan harus dijaga dengan komitmen untuk saling mengasihi, mengampuni, menghormati, dan tetap setia dalam suka maupun duka.
Menurut Lisa, tujuan utama kegiatan pernikahan massal ini adalah membangun keluarga-keluarga Katolik yang beriman, harmonis, dan bertanggung jawab. Karena itu, ia mengapresiasi Pastor Paroki dan Dewan Pastoral Paroki Santa Maria Bintang Laut yang telah menggagas program tersebut sebagai bentuk kepedulian gereja kepada umat.
“Ini menjadi bukti nyata hadirnya gereja di tengah umat dan bentuk kepedulian terhadap keluarga-keluarga yang membutuhkan pelayanan sakramen pernikahan,” katanya.
Sebagai Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat sekaligus fondasi utama pembangunan bangsa. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi penerus yang berkualitas.
Karena itu, ia mengajak seluruh pasangan yang baru menikah untuk membangun rumah tangga yang sehat, harmonis, dan mampu memberikan pendidikan serta pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak di masa depan.
“Jadikan keluarga bapak dan ibu sebagai gereja rumah tangga, tempat iman, harapan, dan nilai-nilai kebaikan pertama kali diajarkan. Bangunlah rumah tangga yang sehat dan kuat demi melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh,” pesannya.
Lisa juga mengingatkan pentingnya legalitas pernikahan melalui pencatatan sipil agar pasangan memperoleh pengakuan hukum dari negara. Menurutnya, legalitas pernikahan akan memberikan kepastian hukum bagi pasangan maupun anak-anak yang lahir dalam keluarga tersebut.
“Kami berharap setelah ini bapak dan ibu juga mengikuti proses pencatatan pernikahan secara hukum negara sehingga pernikahan yang terjadi bukan hanya sah menurut agama, tetapi juga sah dan diakui oleh negara,” ujarnya.
Lebih lanjut, TP-PKK Kota Ambon akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon melalui berbagai program penyuluhan keluarga, pencegahan pernikahan dini, penguatan pola asuh anak, serta pendampingan administrasi kependudukan bagi masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Lisa Wattimena menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pasangan pengantin dan berharap rumah tangga yang dibangun senantiasa diberkati Tuhan.
“Selamat menempuh hidup baru. Tetaplah setia, saling mengampuni, saling mengasihi dan menghormati dalam untung maupun malang. Tempatkan Tuhan selalu di tengah-tengah keluarga bapak dan ibu,” pungkasnya.
JFL
























