Koreri.com, Sorong – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Sorong resmi memiliki nahkoda baru periode 2025-2030 hasil Musyawarah Daerah (Musda) VI yang berlangsung di Drei Kinder, Kamis (16/7/2026).
Politisi muda David Hehanusa, S.T terpilih secara aklamasi memimpin partai berlambang pohon beringin di ibukota Provinsi Papua Barat Daya (PBD) lima tahun ke depan.
Dalam keterangan persnya kepada awak media, David Hehanusa menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan internal partai sebagai langkah strategis menghadapi kontestasi politik 2029–2030.
Langkah awal yang menjadi fokus utama adalah memperkuat basis kader, termasuk melakukan pendataan ulang terhadap kader yang sudah tidak aktif.
“Penggerak utama partai adalah kader. Karena itu kami akan mengecek kembali kader-kader, termasuk yang sudah tidak aktif agar mesin partai bisa berjalan maksimal,” tegas Dave sapaan akrab David Hehanussa.
Menurutnya, penguatan internal ini juga akan difokuskan pada kader aktif yang masih memiliki semangat dan loyalitas tinggi terhadap Partai Golkar. Hal ini dinilai penting untuk memastikan soliditas dan kesiapan partai sebagai kekuatan politik utama ke depan.
Selain pembenahan internal, legislator muda Kota Sorong juga menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya melalui peran di lembaga legislatif.
“Sebagai partai besar, kami tetap fokus mengawal aspirasi rakyat, baik di DPR maupun di daerah, sesuai dengan visi dan misi Partai Golkar secara nasional,” jelasnya.
Dave menekankan pentingnya sinergi antara struktur partai di tingkat pusat, provinsi, hingga daerah. “Kami tetap tegak lurus terhadap kebijakan pusat dan provinsi. Semua harus berjalan selaras,” tambahnya.
Terkait isu perombakan struktur organisasi, Ketua DPD II Golkar Kota Sorong terpilih itu menegaskan bahwa keputusan tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui mekanisme tim formatur yang melibatkan berbagai unsur, termasuk senior partai.
“Saya tidak memiliki kewenangan penuh untuk mengganti seluruh struktur. Semua akan dibahas bersama tim formatur yang terdiri dari senior dan perwakilan dari berbagai tingkatan,” sahutnya.
Sebagai pemimpin muda, Dave diyakini membawa semangat baru dalam tubuh Partai Golkar Kota Sorong. Bahkan, kepemimpinannya disebut sebagai sejarah baru karena menjadi salah satu ketua termuda yang pernah memimpin Golkar di wilayah tersebut.
“Kami ingin menghadirkan energi baru. Fokus kami adalah kaderisasi, khususnya mencetak kader muda dalam jumlah besar di Kota Sorong,” klaimnya.
Program kaderisasi tersebut akan diwujudkan melalui pelatihan kepemimpinan, kajian-kajian strategis, serta peningkatan kapasitas kader dalam memahami persoalan masyarakat.
“Anak muda bukan berarti lemah. Justru kami hadir dengan sistem dan kekuatan baru. Namun, kami tetap menghormati dan melibatkan para senior sebagai sumber pengalaman dan pembelajaran,” tegasnya.
Dave juga berharap dukungan penuh dari para senior dan seluruh kader Partai Golkar untuk bersama-sama membangun partai ke arah yang lebih solid dan progresif.
“Kami akan tetap menjalin komunikasi dengan para senior, meminta arahan, serta memastikan setiap langkah yang diambil mendapat dukungan bersama,” tukasnya.
KENN























