Yanto Eluay : Kematian Theys Tak Ada Kaitan dengan Jenderal Andika

Yanto Eluay3
Yanto Eluay, putra sulung almarhum Theys Hiyo Eluay

Koreri.com, Jayapura – Semua pihak diminta tidak lagi mengkaitkan kematian almarhum Theys Hiyo Eluay dengan Jenderal TNI Andika Perkasa yang saat ini terpilih sebagai Panglima TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan putra almarhum, Yanto Eluay.

Ia berharap kelompok masyarakat tidak lagi mengkait-kaitkan Jenderal Andika dengan kasus penculikan dan pembunuhan ayahandanya yang terjadi pada 2001 lalu.

“Saat Jenderal TNI Andika Perkasa hendak menjabat sebagai KSAD isu itu juga dihembuskan, ” bebernya kepada wartawan di sela-sela memperingati HUT ke 58 Korem 172/PWY, di Jayapura, Senin (8/11/2021).

Ditegaskan Yanto, pihak keluarga sejak 10 Nopember 2018 sudah menyatakan deklarasi damai dan mencabut kasus pembunuhan yang dikategorikan pelanggaran HAM berat.

Pencabutan itu dilakukan karena keluarga menilai banyak pihak yang memanfaatkan kasus tersebut dan mencari keuntungan sehingga dengan dicabutnya kasus kematian ayahanda tidak ada lagi yang menggunakannya untuk kepentingan kelompok.

“Keluarga juga sudah memaafkan para pihak baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung hingga menyebabkan meninggalnya Theys,” kata dia.

Yanto menegaskan pula, selaku anak sulung dirinya bersama keluarga besar siap bekerja sama dengan pemerintah guna bersama-sama membangun Papua.

“Mari kita bersama-sama membangun Papua agar makin sejahtera dan sebagai umat beragama harus yakin dan percaya apa yang terjadi di dunia sudah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Esa,” tegas dia.

Almarhum Theys Hiyo Eluay yang menjabat ketua Presidium Dewan Papua, suatu organisasi yang ingin memisahkan Papua (waktu itu namanya Provinsi Irian Jaya) dari NKRI ditemukan meninggal di sekitar Koya Karang, Jayapura, pada 10 November 2001 lalu.

ZAN