Refleksi Natal Cinta Kristus Untuk Semua Orang Percaya

IMG 20211225 WA0009
Ibadah Natal Gereja Bethel Indonesia Jemaat Bukit Sabda Bahagia Sorong, Sabtu (25/12/2021).(Foto : KENN)

Koreri.com,Sorong– Perayaan hari natal 25 Desember 2021 bukan sekedar seremonial tapi harus dimaknai sebagai penyelamatan hidup.

Gembala Sidang GBI Bukit Sabda Bahagia (BSB) Sorong Pdt Drs Martinus G. Balubun,M.Th dalam khotbahnya mengatakan, kelahiran Yesus Kristus di tempat yang kotor itu harus lahir di setiap orang supaya membersihkan dan menyucikan.

Itulah Cinta kasih Yesus Kristus bagi setiap orang percaya supaya mengerti maksud Tuhan dalam hidupnya karena kasih Kristus tidak berubah alias abadi.

Meski musim berubah tetapi kasih Tuhan tetap abadi untuk selamanya, bagi setiap orang percaya pasti mendapat berkatnya.

Sesuai Firman-nya, burung di udara Tuhan pelihara karena kasihnya, apalagi ciptaanya yang paling mulia, sehelai rambut tak akan terjatuh harus seijin ijin Sang  Penciptaannya.

“Itu bukti kasih Allah yang luar biasa dan tidak ada penolong dan kasih seperti yang diberikan Tuhan yang penting Percaya dan lakukan karya Tuhan dalam kehidupanmu, biasakan untuk dengar suara Tuhan,” ucap Gembala Sidang GBI Jemaat Bukit Sabda Bahagia Sorong  Pdt Drs Martinus G. Balubun,M.Th dalam refleksi Natal, Sabtu (25/12/2021).

Dalam Injil Lukas 2 ayat 11 menjelaskan “Hari ini telah lahir bagimu Juru selamat, yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud,”

Firman ini menunjukan bahwa Allah Bapa telah mengutus putra yang Bayi lahir di palungan menjadi Raja bagi setiap orang percaya.

Makna Natal yaitu setiap orang yang percaya harus selalu hidup dalam Kerajaan Allah, taat, melaksanakan Perintah Tuhan dengan demikian maka pasti menang atau kuasa musuh.

“Kuasa musuh terbesar yaitu ego dalam kehidupan kita, kehidupan pribadi kita, jadi sesungguh mau masuk dalam Kerajaan Sorga maka tinggalkan ego dan ikut Kuasa Tuhan yang Abadi itu,” ujarnya.

Dikatakan Pdt Martinus bahwa dalam kehidupan di bumi ini waktunya pembersihan dan bekerja dengan gentar akan Tuhan supaya mendapat tiket menuju Kerajaan Sorong.

Mendapat tiket ke Sorga tidak segampang membalik telapak tangan, dengan makna kelahiran Yesus maka harus direspon dan iring Pemberi Hidup hingga akhir hidupnya.

Karena Pemberi Hidup adalah Raja diatas segala Raja, lambang pemerintahan di atas bahunya, Dia disebut Penasehat Ajaib Raja Damai.

Jika Tuhan yang membuka berkat maka tidak ada seorang pun menutupnya sebaliknya jika Tuhan menutupnya maka tidak ada yang bisa membukanya.

“Kita tidak akan gagal kalau bersama dengan Yesus, karena itu Warisi perintah dan Firman Tuhan,” pesan mantan Ketua wilayah GBI Kota Sorong.

KENN