Koreri.com, Sorong– Kecelakan tunggal 1 mobil truck terjadi di tanjakan 1 kilo meter Kampung Sehu, Distrik Ayamaru Barat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, Sabtu (30/4/2022), diduga akibat rem blong.
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono,S.I.K.,M.H saat dikonfirmasi media ini Sabtu siang membenarkan kejadian kecelakaan tunggal yang mengakibatkan 3 orang mengalami luka parah.
Dalam siaran persnya Dirlantas Kombes Raydian Kokrosono menjelaskan kronologisnya bahwa, pada hari Sabtu (30/4/2022) sekira pukul 06.30 Wit di tanjakan 1 kilo, kampung Sehu, telah terjadi laka tunggal mobil Truck merek Dino dengan nomor polisi PB 9982 SC berwarna merah yang dikemudikan supir Winoto (45).
Dijelaskan Konkrosono, mobil tersebut milik perusahan BKI (Bangun Kayu Irian) berjalan dari arah daerah Kamundan dengan tujuan ke Kota Sorong dengan membawa penumpang karyawan sebanyak 15 orang.
“Namun ketika melintasi tanjakan 1 kilo kampung Sehu Distrik Ayamaru barat, diduga mobil tersebut mengalami rem blong sehingga sopir mobil tersebut tidak dapat dikendalikan, dan terjatuh ke arah kanan jalan,” ungkap Dirlantas.
Tiga korban luka berat yaitu, Ricard Makolit (30), pekerjaan swasta, warga Malanu, Kota Sorong, Jarman (45), swasta, warga Km 12, Kota Sorong dan Latip juga warga Kota Sorong, Papua Barat.
Sementara itu ada 5 orang luka ringan diantaranya, Wahyu Rahman Widodo (41), warga Km 9 Kota Sorong, Risman (26) warga Aimas Residens Kabupaten Sorong, Irfan (29), warga Malanu, Kota Sorong, Sahak (52) warga Aimas Residens Kabupaten Sorong dan Winoto (45) warga Melati Raya.
Meski tidak ada korban meninggal dunia namun kerugian material mencapai Rp.35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah).
“Pada pukul 11.45 WIT semua korban tersebut dirujuk ke Kota Sorong guna untuk mendapatkan perawatan yang lebih memadai,” jelasnya.
KENN














