BWS Normalisasi Sungai Wai Tomo, Cegah Banjir di Uritetu dan Rijali

BWS Maluku Normalisasi Sungai Wai Tomo Ambon

Koreri.com, Ambon – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku telah melaksanakan kegiatan normalisasi Sungai Wai Tomo yang berlokasi di dua kelurahan, yakni Uritetu dan Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kegiatan normalisasi ini telah dimulai sejak 22 April 2026 dan direncanakan berlangsung selama tujuh hari.

Program ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt Lurah Uritetu Yohanes Tutuhatunewa, SH menjelaskan bahwa pengerukan terakhir Sungai Wai Tomo dilakukan pada 2013 silam. Dan sejak saat itu, sungai mengalami pengendapan dan sedimentasi yang cukup parah.

“Selama lebih dari satu dekade, endapan di sungai sudah ditumbuhi rumput bahkan pepohonan. Saat hujan turun, ditambah dengan sampah yang terbawa arus, kondisi ini menyebabkan banjir di kawasan Uritetu dan Rijali,” ujarnya kepada awak media di Ambon, Sabtu (25/4/2026).

Yohanes menambahkan bahwa kegiatan normalisasi ini merupakan hasil kerja sama antara BWS Maluku dengan Pemerintah Kota Ambon dalam hal ini Wali Kota Bodewin Wattimena. Yang mana pada 2025 lalu, telah disepakati bahwa BWS akan membantu pengerukan lima sungai di wilayah Kota Ambon.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon dan dua kelurahan serta masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Maluku yang telah membantu melakukan normalisasi Sungai Wai Tomo,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yohanes juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai.

“Kami berharap warga Uritetu dan Rijali dapat lebih peduli terhadap kebersihan kali, dengan rutin melakukan kerja bakti. Ini penting agar saat hujan turun, tidak lagi terjadi banjir di lingkungan masyarakat,” tukasnya.

JFL