Manokwari Tempatkan Pengawas Optimalkan Program Tol Laut

Koreri.com, Manokwari (16/1) – Bupati Manokwari, Papua Barat Demas Paulus Mandacan berencana menempatkan pengawas di pelabuhan dalam rangka mengoptimalkan program Tol Laut terutama untuk menekan disparitas atau kesenjangan harga antara wilayah Barat dan Timur.

“Masyarakat berpikir dengan adanya Tol Laut, harga barang-barang murah. Faktanya itu belum terwujud di Manokwari. Harga sejumlah komoditas pokok masih mahal, masyarakat belum menikmati program Tol Laut secara optimal,” jelas Bupati Demas.

Penempatan pertugas tersebut didasari atas dugaan adanya oknum distributor yang menggunakan program itu untuk kepentingan mereka, sehingga pengawasan perlu dilakukan demi menghindari terjadinya penyimpangan.

Lebih lanjut menurut Bupati, hingga saat ini belum ada data jelas tentang distributor barang yang memanfaatkan program Tol Laut.

“Saya sendiri belum tahu distributor mana dan barang apa saja yang sudah diangkut melalui kapal Tol Laut,” ungkapnya.

Bupati Demas juga menghimbau agar setiap distributor yang memanfaatkan Tol Laut wajib memasang baliho atau spanduk di tempat usaha masing-masing yang mengindikasikan produk yang dijual, dikirim dengan memanfaatkan program itu.

“Kalau kondisinya masih seperti sekarang ini maka sama saja. Mereka pakai Tol Laut, tapi barang-barang yang dijual masih mahal,” katanya lagi.

Bupati Demas mengatakan bahwa ia akan segera mengeluarkan Peraturan Bupati sebagai payung hukum bagi tim yang akan ditunjuk untuk mengawasi arus bahan pokok dan strategis yang memanfaatkan Tol Laut termasuk pengawasan terhadap distribusi minuman keras.

MP-RR