Koreri.com, Jayapura – Kepolisian Polresta Jayapura Kota sementara ini tengah menangani kasus kejadian kebakaran pasar Yotefa yang menghanguskan puluhan kios dan ratusan lapak pedagang, Selasa (21/7) dini hari.
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd ketika di konfirmasi siang tadi membenarkan kejadian tersebut.
“Iya benar, dalam insiden kebakaran itu menghanguskan 93 kios dengan rincian 39 kios di Los B1 dan 54 di Los B2 sedangkan Lapak Jualan sebanyak 328,” rincinya.
Lanjut AKBP Gustav, untuk kerugian pasca kebakaran hebat diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
AKBP Gustav pun belum bisa memastikan penyebab kebakaran, mengingat saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kami belum bisa pastikan, yang jelas anggota masih bekerja melakukan olah TKP dan mencari informasi, dimana sebelumnya empat orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Abepura, Mengingat kejadian berlangsung tepat tengah malam,” sambungnya.
Lanjut Kapolresta, dalam musibah itu tidak ada korban jiwa, maupun luka-luka.
Dia mengaku yang menjadi kesulitan yakni upaya pemadaman api yang memakan waktu cukup lama.
“Api dapat dipadamkan lima jam kemudian, sejak pukul 01.50 WIT sampai dengan 06.55 WIT, setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura dan 3 unit water canon Polisi di datangkan dengan di bantu warga sekitar,” jelasnya.
OZIE






















