Koreri.com, Manokwari– Istri Bupati Teluk Bintuni Ny Priska Pricilia Kasihiw kembali dipercaya menjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Teluk Bintuni periode 2021-2024.
Jabatan yang diberikan itu ditandai dengan pelantikan Priska Priscilia Kasihiw oleh ketua Dekranasda Provinsi Papua Barat Ny Juliana Mandacan di Kantor Dekranasda Provinsi Papua Barat, Jl Drs Esau Sesa, Manokwari, Sabtu (19/6/2021).
Hadir dalam pelantikan ketua Dekranasda Teluk Bintuni periode kedua ini, Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Kepala BI Perwakilan Papua Barat, Bupati bersama Wakil Bupati Teluk Bintuni, Wakil Ketua tim PKK Kabupaten Teluk Bintuni Ny Ngatini Kokop serta pengurus dekranasda provinsi dan kabupaten setempat, juga hadir pengurus gabungan organisasi wanita.
Pelantikan ketua dekranasda Kabupaten Teluk Bintuni periode 2021-2024 berdasarkan surat keputusan (SK) dekranasda Provinsj Papua Barat nomor : 08/ SK/ DEKRANASDA/ PB/ VI/ 2021 tanggal 19 Juni 2021.
Ketua dekranasda provinsi Papua Barat Ny Juliana Mandacan mengatakan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah merupakan lembaga independen dan nirlaba, sebagai wadah berhimpun segenap pemangku kepentingan dibidang seni kerajinan.
Dalam melaksanakan tugas fungsi mitra pemerintah untuk menggali, melindungi, membina serta mengembangkan seni kerajinan berbasis warisan nilai budaya bangsa demi kesejahteraan masyarakat.
“Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi. Sedangkan pengurus Dekranasda Kabupaten/Kota disahkan dengan keputusan Ketua Dekranasda Provinsi,” ujar Ny. Juliana Mandacan.
Dijelaskan istri Gubernur Papua Barat itu mengingatkan agar penyusunan kepengurusan tingkat Kabupaten/Kota wajib cepat dilakukan agar dapat segera diteruskan ke tingkat provinsi. kemudian program kerja juga sampai lima tahun dan jangka pendek 1 tahun perlu diperhatikan agar disesuaikan bersamaan dengan pemerintah pusat dan Provinsi.
Tahun 2021, Dekranasda Papua Barat juga akan menjalankan program pengumpulan hasil kerajinan yang menunjukan ciri khas semua daerah di Papua Barat.
“Kita harus bekerjasama saling sinergitas dan koordinasi antara Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota agar hasil pembinaan sesuai program yang telah dibuat kepada para perajin dapat berjalan dengan baik dan semaksimal mungkin,” harapnya
Ditambahkan Ketua tim penggerak PKK bahwa Dekranasda Papua Barat akan melaksanakan program pengumpulan hasil kerajinan yang menunjukan ciri khas daerah masing-masing Kabupaten/Kota se-Papua Barat.
“Akan ditampilkan pada Galeri Dekranasda Papua Barat sebagai ikon kerajinan dari Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang baru dilantik untuk bisa mempersiapkan produk-produk kerajinan, serta ada dalan waktu dekat sementara batik se-provinsi Papua Barat, agar Batik ini menjadi Ikon batik Papua barat ” pungkasnya.
KENN






























