Koreri.com,Sorong– Menjelang pembahasan dokumen KUA/PPAS anggaran pendapatan dan belanja daerah Perubahan (APBD-P) Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2021, lembaga legislatif setempat melaksanakan agenda kunjungan kerja dalam daerah terpusat pada Manokwari Raya dan Sorong Raya.
Komisi V DPR Papua Barat yang membidangi kesejahteraan rakyat didalamnya pendidikan dan kesehatan itu melaksanakan kunjungan kerja SMA Negeri 7 Mayamuk dan RSUD Dr Jhon Pit Wanane, Kabupaten Sorong.
Kegiatan kunjungan kerja ini diikuti Ketua komisi V Demianus Enos Rumpaidus,S.AN didampingi Sekretaris komisi Martinus A. Nasarani,S.H.,M.Hum bersama anggotanya Mafa Uswanas, Sergius Rumsayor, Barnike Susana Kalami, Abdu Rumkel,S.E dan Ir Eko Tavip Maryanto.
Kunjungan pertama anggota komisi V bertemu dengan Kepala Sekolah dan Dewan Guru SMA Negeri 7 Mayamuk, Kabupaten Sorong, Selasa (10/8/2021) menyerap aspirasi tentang kegiatan belajar mengaja, tenaga pengajar, perlengkapan sekolah serta persoalan administrasi di sekolah tersebut.
Kepala sekolah SMA Negeri 7 Mayamuk, Kabupaten Sorong Martinus Thomas Serio,S.Pd.,M.M menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinanya itu sangat membutuhkan fasilitasi penunjang untuk mendukung pembinaan sumber daya manusia (SDM) bagi generasi penerus bangsa di Kabupaten Sorong.
Kepsek Marthinus Serio mencontohkan infrastruktur ruang belajar, laboratorium mata pelajaran kimia dan biologi, perpustakaan yang belum ada buku-buku sehingga dibutuhkan dorongan dari wakil rakyat dapat membantu di mitranya tingkat provinsi.
“Kami berharap kehadiran bapa ibu anggota komisi V DPR Papua Barat dapat memperjuangkan aspirasi yang kami sampaikan kepada Bapak Gubernur melalui OPD terkait agar dibantu kami SMA Negeri 7 Mayamuk, Kabupaten Sorong ini,” harap Martinus Thomas Serio.

Salah satu guru honorer SMA Negeri 7 Mayamuk, Kabupaten Sorong menyampaikan keluhannya bahwa dalam beberapa bulaan terakhir ini belum menerima gaji, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat terkesan diam dengan hak para tenaga pengajar ini.
Menanggapi keluhan yang disampaikan kepala sekolah dan tenaga pengajar ini, ketua komisi V DPR Papua Barat Demianus Enos Rumpaidus,S.AN mengatakan, aspirasi ini ditampung dan dibawa ke forum DPR Papua Barat, saat hearing bersama OPD terkait akan disampaikan agar bisa diselesaikan, mencari solusi bersama.
“Dibuat dalam sebuah dokumen dan nanti Pak Kepala Sekolah serahkan kepada kami untuk kami bawa dan perjuangkan saat hearing denggan OPD terkait di DPR Papua Barat nanti,” jelas Enos Rumpaidus.
Ditambahkan Sekretaris komisi V DPR Papua Barat Marthinus A. Nasarani,S.H.,M.Hum bahwa aspirasi yang akan disampaikan dalam dokumen nanti terkait dengan kebutuhan yang urgen agar dapat dikawal pada saat hearing dengan Dinas Pendidikan nanti.
“Aspirasi yang urgen dan penting yang disampaikan agar dikawal pada saat hearing dengan Dinas Pendidikan Provinsi nanti,” tambah mantan ketua KPU Kabupaten Sorong itu.
KENN






























