Koreri.com, Wamena – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Papua segera melaksanakan pleno pencabutan Surat Keputusan (SK) Wakil Ketua DPD Demokrat Papua atas nama Usman G. Wanimbo yang telah mundur dari partai demokrat.
“Oh iya, hari kamis akan kami pleno untuk mencabut SK Wakil Ketua DPD, Usman Wanimbo dan sebagai Plt Ketua DPC Demokrat Tolikara,” kata Wakil Ketua I DPD Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak, kepada wartawan di Wamena, Selasa (14/12/2021).
Dijelaskan, sesuai anggaran dasar partai kalau ada anggota atau pengurus partai yang telah menyatakan diri keluar maka partai harus mengambil sikap.
“Jadi, secepatnya kita akan lakukan pleno sekalian pencabutan Kartu Tanda Anggota partai Demokrat danjuga pleno pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC yang baru untuk gantikan Usman Wanimbo,” pungkasnya.
Sebelumnya, Usman G Wanimbo mengundurkan diri dari partai Demokrat dan langsung dikukuhkan sebagai Koordinator Wilayah (Koorwil) Pemenangan Wilayah Papua DPP PAN oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan dihadiri 23 DPD PAN se-Papua di Jakarta, Kamis (9/12/2021) lalu.
Pengukuhan terhadap Usman G Wanimbo yang biasa disapa UGW ini, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) DPP dan pamakaian atribut dilakukan Ketua Umum DPP PAN didampingi Wakil Ketua Umum Yandri.
“Ada satu dua kader PAN yang pindah partai, toh mereka orang-orang biasa saja dan hari ini ada yang datang justru orang hebat, yaitu Usman Genongga Wanimbo. Beliau ini Bupati Tolikara dua periode. Jadi yang datang ini lebih hebat dari yang pergi,” ujar Zulkifli Hasan sambil disambut tepuk tangan meriah seluruh kader PAN dan para Ketua DPD Kabupaten/Kota se-Papua.
Sementara, Usman G Wanimbo mengatakan, dengan pengukuhan ini, maka secara resmi saya telah menjadi bagian dari keluarga PAN dan Partai Demokrat adalah masa lalu.
“Saya benar-benar merasa terhormat hari ini diserahkan SK dan dipakaikan atribut PAN oleh Ketua Umum,” terangnya.
Ketika disinggung tentang alasan masuk PAN, mantan Wakil Ketua Demokrat Papua ini, mengatakan, semuanya tentu ada alasan, tetapi yang pasti tidak ada masalah apa pun di Partai Demokrat.
“Teman-teman di Partai Demokrat di DPP maupun DPD semuanya baik dan selama ini komunikasi juga berjalan baik termasuk dengan Pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono). Jadi tidak ada masalah apapun,” tegasnya.
“Ini adalah sikap dan keputusan politik pribadi yang telah saya pertimbangkan secara matang, jadi bukan hal yang muncul tiba-tiba,” tambahnya.
UGW menyambung, saat ini dirinya sudah resmi menjadi kader PAN sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi. Dengan demikian, maka tanggung jawabnya sekarang adalah mengkonsolidasikan pengurus dan kader PAN di seluruh Papua, karena tahapan Pemilu Legislatif sudah di depan mata.
“Saya berkomitmen untuk bekerja semaksimal mungkin membesarkan PAN di Papua, sehingga PAN menjadi partai terbesar dan terdepan dalam konstalasi politik nasional,” ujarnya.
“Hal ini sudah saya buktikan ketika saya di Demokrat yang selalu memberikan kontribusi kursi legislatif, baik DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Kepercayaan sudah diberikan kepada saya, maka sebagai kader saya harus bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat amanah ini dengan kerja nyata dan kerja keras,” kata UGW.
VDM












