Koreri.com, Sorsel– Tingginya stunting atau gangguan tumbuh kembang anak akibat gizi buruk masih menjadi persoalan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) terutama di daerah pesisir Inanwatan, Metamani, Kais dan Kokoda (IMEKKO).
Ketua fraksi otsus DPR-PB George Dedaida meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Untuk segera mengambil langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan stunting tersebut.
Masih tingginya angka stunting tersebut diketahuinya George Dedaida saat melakukan reses I tahun 2022 ke Kabupaten Sorong Selatan dan mendapat laporan dari dinas terkait.
George mengatakan bahwa stunting masih menjadi nomor 1 di Papua barat, masyarakat setempat mengakui stunting sangat memprihatinkan terutama bagi para generasi penerus di wilayah Sorong Selatan.
“Saya berharap dinas kesehatan jangan tinggal dan tidur di provinsi saja tetapi harus ke Sorsel, karena di sana masyarakat sangat membutuhkan bantuan,”Kata George kepada awak media, Jumat (4/3/2022).
Untuk stunting George mengaku telah berkoordinasi dengan Dinkes terkait dan menurut mereka (Dinkes) sudah ada rencana aksi tetapi karena covid-19 sehingga terjadi refocusing anggaran.
“Sekarang bukan Corona yang membunuh masyarakat adat di Sorong Selatan tetapi stunting juga membunuh masyarakat adat disana, untuk itu saya sangat berharap kadis kesehatan dalam waktu dekat ikut saya ke Sorsel untuk melihat langsung dinamika persoalan yang terjadi di Sorsel,”tandas Dedaida.
Sementara kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan saat dikonfirmasi terkait persoalan stunting di Sorsel tersebut mengatakan, terkait stunting dikoordinir oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat sehingga akan lebih jelas apabila dikomunikasikan dengan BKKBN.
“Jadi soal stunting ini sekarang koordinatornya di BKKBN, Bukan dinas kesehatan, jadi lebih jelasnya dikomunikasikan dengan Kepala BKKBN sebagai koordinator penanggulangan stunting di wilayah Papua barat,”jelas Parorongan.
Otto mengakui memang setiap tahunnya dinas kesehatan juga memprogramkan kegiatan terkait penanggulangan stunting, tetapi kebijakannya ada di kepala BKKBN, yang berhak memberikan keterangan.
KENN






























