RAPBD Papua Barat 2026 Sebesar 4,4 Triliun, Ini Penjelasan Gubernur Mandacan

DPRP PB Gubernur PB RAPBD 2026 2
Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M.Si menyerahkan dokumen Raperda APBD induk tahun anggaran 2026 kepada Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor,.S.IP / Foto : KENN

Koreri.com, Manokwari – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPRP PB) mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) induk tahun 2026.

Pembahasan peraturan daerah rancangan APBD Papua Barat setelah Gubernur Drs. Dominggus Mandacan, M.Si menyampaian Nota Keuangan dalam rapat paripurna DPRP masa persidangan III tahun sidang 2025 di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat (12/12/2025).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua II DPRP Syamsudin Seknun, S.Sos., S.H., M.H didampingi Ketua Dewan Orgenes Wonggor, S.IP dan Wakil Ketua I Petrus Makbon, S.H dihadiri Gubernur Dominggus Mandacan dan Wagub Mohammad Lakotani, S.H.,M.Si.

DPRP PB Gubernur PB RAPBD 2026Gubernur Dominggus dalam pidato penjelasan nota keuangan Raperda APBD tahun 2026 menjelaskan gambaran ringkas pendapatan sebesar Rp4.408.376.924.864,00 dengan uraian pendapatan asli daerah (PAD) Rp645.363.295.864,00 terdiri dari pajak daerah Rp174.962.990.743,00, serta retribusi daerah Rp26.368.051.266,00.

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp402.003.100.204,00, Lain-lain PAD yang sah Rp42.029.153.651,00, pendapatan transfer pusat Rp3.762.205.868.000,00, terdiri dari dana perimbangan Rp3.359.840.307.000,00, dana Otsus dan DTI Rp402.365.561.000,00, lain-lain pendapatan yang sah Rp807.761.000,00.

Belanja sebesar Rp4.468.376.924.864,00 dengan uraian sebagai berikut, belanja operasional Rp2.094.861.260.893,72, belanja modal Rp455.048.152.672,28, belanja transfer Rp1.878.467.511.298,00.

DPRP PB Gubernur PB RAPBD 2026 3Pembiayaan sebesarRp 60.000.000.000,00 dengan uraian, sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SILPA) Rp60.000.000.000,00, dan pengeluaran pembiayaan daerah Rp 0,00 (NOL RUPIAH).

Setelah Gubernur menyampaikan penjelasan nota keuangan dalam forum paripurna dilanjutkan dengan penyerahan dokumen Raperda APBD tahun 2026 kepada pimpinan Dewan untuk dibahas bersama.

“Hari ini Pemerintah Provinsi Papua Barat telah menyerahkan dokumen Raperda RAPBD induk tahun 2026 kepada Dewan. Kita harapkan dalam hearing komisi-komisi bersama OPD mitra dapat berjalan lancer. Semoga penetapan APBD tahun 2026 tidak terlambat sehingga penyerahan DIPA kepada OPD lebih cepat,” harapnya.

Selanjutnya pimpinan rapat paripurna menskors, agenda berikutnya Komisi-komisi akan menggelar hearing bersama OPD mitra untuk membahas dokumen anggaran tersebut.

KENN