Koreri.com, Sorong – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menggelar kegiatan peningkatan pengembangan iman, taqwa dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa pada kepemimpinan daya saing kepemudaan.
Kegiatan diikuti sejumlah pemuda dan pelajar yang ada di wilayah Kota Sorong bertempat di M Hotel, Jalan Sungai Maruni Km 10, Kamis (21/5/2026).
Mewakili Gubernur Elisa Kambu, Kepala Dispora PBD Bernadus Asmuruf menyampaikan di era yang penuh dengan tantangan dan transformasi digital ini, daya saing kepemimpinan pemuda menjadi kunci utama penentu kemajuan daerah.
“Kita tidak lagi bersaing secara lokal melainkan di panggung global yang menuntut kapasitas, kreativitas, dan karakter yang tangguh,” ungkapnya.
Menurut Kadis Asmuruf, pemuda bukanlah sekadar generasi penerus melainkan pelaku sejarah masa kini. Pemuda adalah pelopor dan pemimpin masa depan suatu bangsa yang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kokohnya pondasi Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Iman menjad kompas moral, sedangkan tagwa adalah wujud nyata dan ketaatan dan akhlak yang mulia dalam memimpin,” tegasnya.
Untuk itu, imbuh Asmuruf, pemuda tidak hanya dituntut sekadar pintar, melainkan juga memiliki integritas, kejujuran, dan kepedulian sosial yang lahir dari hati yang bertaqwa, harus dibekali dengan akhlak yang kuat, literasi teknologi yang adaptif, dan semangat kewirausahaan yang inovatif.
Mantan Sekretaris MRP PBD itu mengingatkan pemimpin muda masa kini harus mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang memberikan solusi atas berbagai permasalahan di tengah masyarakat.
Lanjut Kadis, Pemerintah daerah senantiasa berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan membuka ruang seluas-luasnya bagi kreativitas pemuda.
Melalui kolaborasi lintas sektor, pendidikan keterampilan, dan ruang partisipasi aktif diyakini akan mampu menghasilkan pemuda generasi muda yang kompetitif dan siap memimpin estafet pembangunan dengan memiliki tekad yang lebih unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah.
Ditegaskan pula, kepemimpinan yang hebat selalu dilandasi oleh karakter yang kuat. Pemimpin yang beriman dan bertagwa adalah mereka yang mampu memimpin dirinya sendiri terlepas dari godaan negatif, baru kemudian memimpin orang lain dengan adil, bijaksana, dan penuh tanggung jawab
Diharapkan seluruh pemuda yang hadir dapat terus menggali potensi diri, membekali diri dengan ilmu agama dan pengetahuan, serta siap menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Asmuruf lantas mengajak pemuda menjadikan momentum ini sebagai titik balik untuk memperkuat sinergi, solidaritas, dan kapasitas kepemimpinan generas muda.
“Manfaatkan waktu untuk terus belajar, berjejaring, dan memperkuat persaudaran dan jadilah pemuda yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi daerah kita,” tukasnya.
ZAN


























