Koreri.com, Jayapura – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Papua menargetkan membina 10.000 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga 2023 mendatang.
“Memang kami menargetkan 10.000 UMKM di Papua hingga 2023 mendatang,” kata Kadisperindagkop dan UMKM Omah Laduane, di Jayapura, Selasa (13/4/2022).
Saat ini pembinaan kepada UMKM, diakuinya, lebih pada pendampingan sedangkan bantuan usaha, pihaknya sudah tidak lagi memberikannya.
Untuk bantuan dana diberikan melalui perbankan dengan memberikan bantuan mulai dari tanpa bunga hingga bunga rendah.
“Pemprov Papua melalui Disperindagkop dan UMKM berupaya memberikan bantuan pembinaan dan pendampingan agar usaha yang mereka lakukan bisa berkembang,” kata Laduane.
Sementara itu Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano secara terpisah akan terus membina UMKM melalui Disperindagkop Kota Jayapura.
Pembinaan dilakukan agar usaha yang masyarakat lakukan berkembang dengan baik.
Sementara itu salah seorang pelaku usaha UMKM Petronela bersyukur karena sering diajak Disperindagkop Kota Jayapura mengikuti pelatihan guna meningkatkan ketrampilan.
“Banyak hal baru yang diajarkan dan membuat kita bisa terus berinovasi,” kata Petronela yang sehari-hari berjualan aneka kerajinan tangan seperti tas noken, ikat kepala dan tirai pintu atau jendela.
ZAN






























