Gempa M5,8 di Yapen, Warga Biak Berhamburan Keluar Rumah

Gempa M58 Yapen

Koreri.com, Biak – Gempa dengan magnitudo 5,8 terjadi di Kabupaten Yapen, Provinsi Papua pada Minggu (17/4/2022) pukul 14.49 WIT..

Akibat gempa tersebut, sejumlah warga di Kabupaten Biak Numfor yang berdekatan dengan Kepulauan berhamburan keluar rumah guna menghindari dampak getaran.

“Getaran gempa cukup terasa di Biak sehingga kami keluar rumah menghindari dampak gempa,” ucap Handayani seorang warga Biak saat ditemui di depan rumahnya, Minggu (17/4/2022) siang.

Andrian warga Biak lainnya mengakui, getaran gempa kepulauan Yapen sangat terasa juga hingga ke pulau berjuluk Karang Panas tersebut.

“Keluarga ikutan berlarian keluar rumah untuk menghindari gempa bumi yang getarannya sangat terasa di Biak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setyo Prayitno dalam keterangan tertulis yang diterima Koreri.com, menyebutkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo magnitudo 5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,39 Lintang Selatan, 136,99 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 39 Km arah timur Aimando Padaido, Biak Numfor, Papua pada kedalaman 35 km.

Berdasarkan laporan BMKG, pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 10 km di koordinat 1,24 Lintang Selatan dan 137,04 Bujur Timur, sekira 111 km timur laut Kepulauan Yapen.

Gempa yang menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami itu getarannya dirasakan di Biak pada skala II sampai III MMI dan di Serui pada skala III MMI

Hingga berita ini dipublis, belum dapat diperoleh adanya laporan adanya dampak gempa bumi magnitudo 5,8 yang dialami warga Biak.

Masyarakat juga dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya pasca terjadinya gempa magnitudo 5,8 di Kabupaten Yapen.

Masyarakat juga dihimbau agar menghindarkan diri dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

HDK