Turaya Beberkan Soal Penyebab Kelangkaan Mitan di Ambon

Turaya Samal
Legislator DPRD Maluku Turaya Samal

Koreri.com, Ambon – Anggota DPRD Maluku asal Fraksi PKS Turaya Samal menyoroti persoalan kelangkaan minyak tanah (mitan) yang beberapa waktu belakangan ini terjadi di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Pasalnya, ketersediaan mitan masih menjadi salah satu kebutuhan masyarakat umum di wilayah itu.

“Jadi, kami Komisi II DPRD Maluku beberapa bulan lalu saat awal minyak tanah langka sudah bertemu pihak Kementerian terkait guna menyampaikan persoalan pengurangan jatah yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Maluku,” terannya di Ambon, Senin (29/8/2022).

Aspirasi Komisi II tersebut sudah diterima Kementerian terkait dan jatah mitan untuk Maluku tidak dikurangi, bahkan dikembalikan normal.

“Tetapi semua itu harus melalui prosedur dimana Pemerintah Provinsi harus menyurati Kementerian terkait untuk persoalan kelangkaan mitan di Maluku. Makanya Pemerintah daerah harus merespon ini dengan cepat,” bebernya.

Turaya mengaku, jika beberapa hari kedepan Komisi II berencana menjadwalkan pertemuan dengan pihak Pertamina serta OPD terkait guna mencari solusi agar masalah kelangkaan mitan terselesaikan.

“Kami juga akan mengandeng pihak berwajib untuk turun menyidak pangkalan-pangkalan minyak tanah yang ada di kota Ambon serta di beberapa kabupaten/kota lainnya guna memastikan apakah ada indikasi penimbunan sebelum kenaikan harga BBM,” sambungnya.

Turaya menegaskan Komisi II DPRD Maluku yang membidangi hal ini tidak akan tinggal diam.

“Karena ini sudah menjadi keluhan masyarakat di Maluku dan secepatanya akan kita sikapi persoalan kelangkaan ini,” tegasnya.

JFL

Exit mobile version