Koreri.com, Sorong – Peserta dari Provinsi Papua Barat diinformasikan tidak menghadiri acara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-29 tahun 2022 yang dijadwalkan berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (10/10/2022) mendatang karena terkendala anggaran.
Wakil Ketua II DPR Papua Barat H. Saleh Siknun,S.E kepada media ini membenarkan informasi ketidakhadiran peserta MTQ dari Provinsi Papua Barat itu.
Padahal, festival keagamaan Islam Indonesia ini merupakan lanjutan dari Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat provinsi Papua Barat di Kota Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan baru-baru ini.
Saleh mengatakan, pada tahun 2022 ini pemerintah provinsi Papua Barat tidak mengalokasikan dana hibah bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam APBD induk tahun anggaran 2022.
Padahal pada tahun sebelumnya peserta dari Provinsi kedua di tanah papua selalu menghadiri event nasional itu, bahkan menjadi provinsi yang diperhitungkan.
“Sebagai anggota DPR Papua Barat kami punya tanggung jawab untuk mengingatkan pemerintah provinsi agar mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan tahun 2022 untuk pelaksanaan MTQ Nasional, nanti” kata Siknun kepada media ini melalui telpon celulernya, Minggu (18/9/2022).
Ditegaskan Saleh Siknun bahwa jika tahun 2022 ini peserta Provinsi Papua Barat tidak ikut mengikuti MTQ Nasional maka sebaiknya LPTQ Papua Barat dibubarkan saja.
“Mungkin karena pemerintah mengaggap bahwa LPTQ tidak penting, ada lembaga lain yang tidak dianggarkan dalam APBD induk 2022 yaitu LPPD, seharusnya pemerintah daerah memperhatikan lembaga-lembaga ini supaya dapat diakomodir dana hibahnya,” tegas pimpinan DPR Papua Barat itu.
KENN
