Setelah SMP, Pemdes Nuruwe Siapkan Rencana Bangun Fasilitas SMA

Simon Matital Kades Nuruwe2
Kepala Desa Nuruwe Simon Matital / Foto : Jefri

Koreri.com, Ambon – Sebagai wujud kepeduliannya kepada masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes) Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus melakukan berbagai terobosan.

Salah satu terobosan yang dilakukan yaitu dengan mengupayakan pembangunan fasilitas pendidikan tingkat SMA.

Hal itu dilakukan setelah rampungnya pembangunan fasilitas pendidikan tingkat SMP di wilayah itu sebanyak tiga ruang belajar dan satu kantor.

Kepala Desa Nuruwe Simon Matital kepada Koreri.com di Ambon, Jumat (7/10/2022) mengakui jika masalah pendidikan menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani pihaknya.

“Kita berbicara pendidikan ini masih menjadi masalah di Desa Nuruwe. Karena dari dulu itu kita cuma ada SD YPPK. Sementara untuk SMP dan SMA, anak-anak saya itu harus sekolah di desa tetangga,” akuinya.

Hal itu, menurut Simon, menjadi kendala buat anak-anak mereka yang harus bersekolah ke desa tetangga.

“Maka itu, saya berpikir alangkah baiknya saya harus buat terobosan dengan membangun SMP maupun SMA di Desa Nuruwe agar mempermudah anak-anak kami bersekolah sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi ke desa tetangga,” tandasnya.

Simon pun mengaku bersyukur karena kerinduan pihaknya kini terjawab dengan telah dibangunnya fasilitas untuk pendidikan tingkat SMP berupa tiga lokal dan satu ruangan kantor.

Terobosan ini, diakuinya, karena partisipasi dari swadaya masyarakat maupun bantuan Pemerintah daerah.

“Puji Tuhan, dalam waktu dua bulan setengah, tiga buah lokal itu dibangun dan telah rampung. Semua berjalan lancar serta tidak ada kendala,” ucapnya.

Alasan lainnya, ungkap Simon, karena sering terjadi tawuran antara murid-murid di sekolah dan imbasnya sampai ke desa.

“Makanya akibat masalah-masalah ini, saya langsung mengambil kebijakan ini agar anak-anak saya tidak jadi korban,” tegasnya.

Simon sangat berkeinginan anak-anak di Desa Nuruwe dapat bersekolah dengan baik guna meraih cita-cita demi meraih masa depan yang lebih baik.

“Bukan untuk menjadi anak-anak yang berlatar belakang premanisme. Jadi, saya akan berusaha terus sampai  berhasil membahagiakan anak-anak saya dalam pendidikan mereka,” tandasnya.

Simon kemudian menjelaskan pihaknya sementara memproses rencana pembangunan SMA.

Ia mengaku sudah menemui Kepala Dinas Pendidikan Maluku dan juga Anggota DPRD Maluku dalam hal ini Ketua Komisi IV, Samson Atapary yang menyatakan dukungannya atas rencana tersebut.

“Kalau memang semua ini terjawab untuk sekolah SMA berdiri di Desa Nuruwe maka itu tidak ada lagi masalah dan anak-anak bisa sekolah dengan nyaman. Kalau soal lahan untuk pembangunan sekolah SMA, kami Pemerintah desa sudah siapkan dan masyarakat juga mendukung terobosan saya ini karena ini juga untuk kepentingan anak cucu Desa Nuruwe kedepan dan juga mempermudah anak-anak menempuh pendidikan,” tandasnya.

Untuk itu, Simon meminta warga masyarakat agar bersabar.

“Dan semua ini butuh kerja bersama agar dapat terjawab termasuk juga ada bantuan-bantuan khusus dari Anggota DPRD agar semua ini bisa cepat terjawab dan bisa berdiri SMA di Desa Nuruwe,” pungkasnya.

JFL