Pastikan Pasokan Minyakita, Pemprov Maluku Koordinasi ke Kementerian

Minyakita Foto Antara
Minyakita dalam kemasan refil / Foto : Antara

Koreri.com, Ambon – Guna memastikan pasokan Minyakita ke Maluku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) kini sementara berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait distributor yang selama ini melakukan kerja sama dengan pihak produsen.

“Kami mencoba melakukan koordinasi ke Kementerian Perindustrian, sebab informasi yang kami terima PT Tri Samudra salah satu distributor pemasok minyakita ke Maluku sejak 10 Februari 2023 sudah tidak mendapatkan kiriman dari produsen yang selama ini melakukan kerja sama,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Poli Jamlean di Ambon, Senin (13/3/2023).

Dalam laporan yang disampaikan oleh Pimpinan PT Tri Samudra saat rapat bersama pada 10 Maret 2023 mereka sudah tidak mendapatkan alokasi minyakita dari PT Primus Sanus Cooking (Priscolin) salah satu produsen minyak goreng untuk wilayah Maluku sehingga pengiriman terakhir 10 Februari 2023 dan hingga kini tidak ada lagi pengiriman.

“Pada hal PT Tri Samudra sudah mengajukan permintaan sebanyak 10 kontainer untuk di kirim ke Maluku sebagai stok guna mengisi permintaan masyarakat dalam menghadapi bulan puasa sampai lebaran, walaupun memang stok minyakita di Maluku masih cukup aman,” katanya.

Poli Jamlean mengatakan, pernah mempertanyakan masalah seperti ini di Kementerian pada saat minyak curah atau minyakita masih di kelola oleh Kementerian, pada saat itu mereka memberikan daftar produsen untuk daerah Maluku serta nomor kontak juga dikasih agar dapat berkomunikasi langsung.

Tetapi saat ini pihak Kementerian Perdagangan meminta kami membuka aplikasi Sumira karena sudah ada nama-nama produsen, namun tidak ada nomor kontak yang bisa dihubungi, kata dia.

“Jadi Disperindag Provinsi Maluku usahakan kalau bisa mendapatkan nomor kontak, sebab PT Tri Samudra yang memasok minyakita bukan saja ke Kota Ambon, tetapi seluruh kabupaten kota yang ada di Maluku, memang untuk Kota Ambon stok minyakita cukup aman, tetap kabupaten lain juga membutuhkan,” katanya.

Jadi kalau stok minyak goreng yang masuk pelabuhan Ambon penyalurannya bukan saja untuk kepentingan masyarakat Kota Ambon tetapi juga ke beberapa kabupaten yang lain di daerah ini.

Poli menambahkan, ada juga keluhan dari Kepala Dinas Perdagangan dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar maupun Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terkait minyak goreng Kita tidak pernah diangkut dengan transportasi Tol Laut.

Padahal pada 2022 pada saat pertemuan di Surabaya bersama Kementerian sudah disampaikan masalah itu, namun hingga kini sudah beberapa trayek itu belum juga mengangkut minyak goreng ke dua daerah itu.

ANT