as
as

Umat Muslim Kuri Wamesa Dukung Penuh Waterpauw Kembali Pimpin Papua Barat

IMG 20230408 WA0149

Koreri.com, Manokwari – Momentum buka puasa bersama Masyarakat Hukum Adat Suku Besar Kuri-Wamesa Papua Barat menuju Musyawarah Besar III di Bintuni 27-28 April 2023 yag dilaksanakan di Hotel Aston Niu Manokwari, Sabtu (8/4/ 2023) diwarnai kejutan.

Tokoh pemuda Suku Besar Kuri Wamesa yang juga panitia Musyawarah Besar III, Tuti Achmud Werepi yang menyampaikan pernyataan sikap mendukung Drs. Paulus Waterpauw.,M.Si yang masa jabatannya akan berakhir pada tanggal 12 Mei 2023 untuk kembali memimpin Provinsi Papua Barat 1 tahun kedepan.

Didampingi 10 pemuda-pemudi muslim, Tuti naik ke atas panggung  setelah diminta Ketua Panitia Mubes III, Ir Dominggus Adrian Urbon usai menyampaikan sambutannya.

“Para pemuda ini meminta waktu agar mereka menyampaikan aspirasi mereka,”ujar Dominggus disambut tepuk tangan para hadirin. Tuti dengan tegas menyampaikan pernyataan sikap mereka diantaranya.

“Umat muslim dari masyarakat Hukum Adat, suku Besar Kuri-Wamesa. Tokoh masyarakat hukum adat Suku Besar Kuri-Wamesa dan pemuda, pelajar serta mahasiswa muslim Kuri-Wamesa, ingin menegaskan komitmen dan dukungan kami kepada orang tua/ Kaka
ami, Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si untuk melanjutkan kepemimpinan yang telah membawa perubahan di tanah Doberai maupun Bomberai,”ujar Tuti membacakan pernyataan sikap disambut tepuk tangan

Pertama, kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan
Bapak Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Tito Karnavian yang telah mempercayakan Orang Tua Kami/ Kakak kami Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat.

Kedua, Bahwa untuk membangun Tanah Papua Khususnya Provinsi Papua Barat, dibutuhkan kebijakan strategis atau terobosan-terobosan baru agar terjadi lompatan percepatan pembangunan di segala aspek, baik itu aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum, aspek daya saing maupun aspek lainnya. Karena itu dibutuhkan karakter kepemimipnan yang kuat, amanah, humanis, peka dan
responsif terhadap sejumlah masalah atau kendala-kendala yang ada
di lapangan untuk dieksekusi segera.

“Dan semua kebijakan dan program strategis pembangunan akan berjalan dengan baik dan lancar tidak terlepas dari dukungan sinergitas dari berbagai pihak, baik itu Pemerintah Pusat, Swasta, TNI dan Polri, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Pimpinan
Paguyuban Nusantara, akademisi serta seluruh lapisan masyarakat,”ujarnya.

“Hal tersebut telah dibuktikan oleh orang tua kami/ Kakak Kami Komisaris Jenderal Polisi (Pur) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si sebagai putra asli dari Kuri–Wamesa, meski baru 10 bulan menjabat di Papua Barat,” tuturnya

“Kepemimpinannya yang amanah dan responsif telah membawa perubahan baik di level pelayanan birokrasi maupun pembangunan dan kemasyarakatan sehingga kita semua boleh merasakan hadirnya Perubahan,”ujarnya.

Ketiga, kami juga menyampaikan penghargaan dan rasa hormat serta menghaturkan banyak terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPR Papua Barat yang telah mengusulkan kembali Orang Tua kami/ kakak Kami Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat untuk melanjutkan kebijakan strategis atau terobosan-terobosan baru yang terus digalakkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah.

“Agar kita tidak terus-terusan jadi masyarakat  yang hidup ditengah kekayaan tetapi hidup miskin, tangan terus  terbuka ke Pemerintah Pusat, hanya Tuti Achmud Werepi (Panitia) berharap belas kasihan,”tandasnya.

“Demikian pernyataan dukungan kami kepada Orang Tua/ Kakak Kami Komisaris Jenderal Polisi (Pur) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si., yang menjadi tumpuan dan harapan kami membawa perubahan menjadikan Provinsi Papua Barat sebagai rule model Pemerintan Otsus di Tanah Papua yang amanah”ujarnya.

RLS

as

as