as
as

Hari Kesepuluh, KPU Papua Barat Sepi Pendaftaran Balon Peserta Pemilu

IMG 20220721 WA0006
Ketua KPU Provinsi Papua Barat Paskalis Semunya,S.Sos.(Foto : KENN)

Koreri.com, Manokwari –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat mencatat  sampai H-4 tahapan pendaftaran peserta Pemilu 2024, baru 8 bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) daerah Pemilihan Papua Barat dan dua partai politik di wilayah itu mengajukan dokumen syarat pencalonan ke KPU setempat.

Sehingga masih tersisa lima bakal calon anggota DPD RI dan 11 partai politik yang belum mengajukan dokumen syarat calon ke KPU Papua Barat.

as

Ketua KPU Provinsi Papua Barat Paskalis Semunya mengatakan, sejak dibuka pendaftaran dimulai 1 Mei dan akan berakhir pada 14 Mei 2023 mendatang, pihaknya telah menerima dokumen pendaftaran dari dua parpol yaitu Partai Umat dan PKS serta dokumen 8 bakal calon anggota DPR RI yang telah mengajukan berkas pendaftaran ke KPU.

“Total DPD yang sudah mendaftar di KPU Papua Barat dari 13 jatah, sudah delapan (8) berarti masih sisa lima (5) calon lagi yang kita tunggu. Untuk partai baru dua yang kemarin, Partai Umat dan PKS,” rincinya saat ditemui wartawan, Rabu (10/5/2023).

Lanjut Paskalis, mengingat waktu pendaftaran tinggal empat hari, pihaknya terus berusaha secara administrasi untuk mendekatkan informasi dengan parpol sehingga nanti diberitahukan kembali lagi ke partai dan bakal caleg soal waktu pendaftaran dokumen yang disiapkan saat mendaftar nanti.

“Karena itu sudah menjadi tugas KPU,’’ sambungnya seraya berharap pendaftaran di hari ke-11 sudah mulai banyak sehingga jika ada kekurangan agar para pendaftar bisa cepat melengkapi dan diterima.

Pantauan wartawan di Kantor KPU Papua Barat sejak pagi hingga ditutupnya waktu pendaftaran hari ke 10 pada pukul 16.00 WIT Rabu (10/5/2023) tidak terlihat parpol atau balon legislatif yang mendaftar.

Diperoleh informasi, awalnya ada rencana partai Partai NasDem dan Hanura akan mendaftar namun ditunda.

Tidak adanya pendaftar perorangan maupun partai di hari yang sama diakui anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat yang selama masa pendaftaran aktif melakukan pengawasan terhadap jalannya pendaftaran.

KENN

as