Perpusnas Dorong Perpustakaan Papua Barat Diselenggarakan Sesuai SNP

IMG 20230620 WA0067

Koreri.com, Manokwari – Perpustakaan Nasional mendorong perpustakaan di provinsi Papua Barat untuk menerapkan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dalam menyelenggarakan dan mengelola perpustakaan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi dan edukasi terkait pedoman akreditasi kepada 40 tenaga  perpustakaan.

Workshop akreditasi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat di Ruang Kaimana, Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (20/6/2023).

Deputi Bidang sumber daya perpustakaan, Perpustakaan RI  Dr. Adin Bondar mengatakan dalam sambutannya untuk melakukan praktek self  assessment dalam pengisian instrumen akreditasi revisi terbaru. Narasumber akan menyampaikan materi materi yang menunjang penyelenggaraan perpustakaan yang berkualitas.

“Perpustakaan berkualitas mampu memberikan layanan prima kepada pemustaka. Indikator layanan prima diantaranya adalah kepuasan pemustaka, pengakuan formal dan peningkatan berkelanjutan,” jelas Adin Bondar.

Lebih lanjut dijelaskan Adin Bondar Untuk mencapai pelayanan prima perpustakaan harus dikelola oleh tenaga yang kompeten didukung oleh koleksi, sarana dan prasarana serta sumber anggaran yang memadai.

Indikator yang menunjukan pelayanan prima juga dapat dilihat dari tingkat kegemaran membaca   serta    indeks peningkatan literasi masyarakat yang semakin meningkat.

Narasumber yang menyampaikan materi kekinian dalam kegiatan workshop akreditasi kali ini adalah Agus Rifa’i Ph.D dan Drs. Badollahi Mustafa,   M.Lib. Narasumber adalah   pakar dalam penyusunan SNP  sekaligus tim  asesor perpustakaan nasional.

Target kegiatan ini antara lain menyiapkan perpustakaan untuk terakreditasi. Akreditasi perpustakaan merupakan upaya untuk menilai kondisi dan kinerja perpustakaan dengan cara mengukur kesesuaiannya dengan menggunakan Standar Nasional Perpustakaan.

Adapun  tujuan akreditasi diantaranya adalah untuk membuktikan bahwa perpustakaan sudah menerapkan SNP  secara konsisten dan berkelanjutan untuk menilai kondisi penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan dan untuk mengetahui posisi dasar dalam peningkatan kinerja, kualitas kerja perpustakaan dalam pelayanan prima bagi pemustaka.

Sasaran akreditasi perpustakaan diantaranya adalah perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah dan perpustakaan perguruan tinggi.

Adapun komponen akreditasi diantaranya standar koleksi, standar sarana prasarana, standar pelayanan, standar tenaga perpustakaan, standar penyelenggaraan, standar pengelolaan, standar inovasi dan kreativitas,  standar tingkat kegemaran membaca dan standar indeks pembangunan literasi  masyarakat.

Workshop akreditasi perpustakaan kerjasama perpustakaan nasional Republik Indonesia dengan dinas kearsiapn dan perpustakaan Papua Barat ini diikuti perwakilan dari Kabupaten/ Kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya selama tiga hari.

KENN