Jasat Kadarusman Jabat Plt Sekretaris DPR Papua Barat

Jasad Kadarusman Jabat Plt Sekwan PB
Pj Gubernur Drs. Paulus Waterpauw, M.Si saat menyerahkan SK Plt Sekwan kepada Drs. Jasat Kadarusman di kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Rabu (9/8/2023)./ Foto : Istimewa

Koreri.com, Manokwari – Akhirnya 3 nama ASN yang diusulkan pimpinan DPR Papua Barat untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Dewan dijawab Penjabat Gubernur Drs. Paulus Waterpauw, M,Si.

Penjabat menunjuk Kepala Bagian Persidangan Setwan Drs. Jasat Kadarsman menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPR Papua Barat (Sekwan).

“Tadi saya sudah serahkan SK-nya kepada pak Jasat Kadarusman. Beliau orang lama di Sekretariat DPR Papua Barat, ” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (9/8/2023).

Dikatakan Waterpauw, bahwa gabungan Fraksi DPR Papua Barat pada paripurna tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Papua Barat tahun 2022 lalu juga telah disampaikan dan harapan terbuka untuk melihat soal kondisi Sekretariat DPR setempat.

Dia berharap, Plt. Sekwan selalu melaksanakan komunikasi dengan pimpinan dan melaporkan jika ada kendala dalam pelaksanaan tugas.

“Prinsipnya komunikasi dan menyesuaikan diri pada pimpinan dan anggota DPR Papua Barat dan bila ada hal-hal yang berkaitan dengan kendala segera lapor sehingga ada solusi,” sahutnya

Ditegaskan Waterpauw, Plt Sekwan yang telah ditunjuk harus taat dan keberadaanya selalu ada saat pimpinan DPR PB membutuhkan karena tugasnya untuk melayani.

Wakil Ketua II DPR Papua Barat Saleh Seknun mengatakan secara administrasi saat ini DPR Papua Barat sudah bisa melakukan kegiatan kedewanan.

“Kita berharap Plt Sekwan bisa memfasilitasi kegiatan Dewan sehingga pekerjaan kantor berjalan dengan baik. Segera percepat penganggaran yang ada di DPR karena banyak kegiatan yang terbengkalai akibat kasus yang ada,” harapnya.

Dijelaskan Saleh, Plt Sekwan harus taat asas sehingga tidak terjadi seperti pejabat sebelumnya. Dia juga berharap agar tidak hanya sebagai pelaksana tugas namun bisa diangkat sebagai definitif karena sudah mengabdi lama.

“Saya punya pengalaman dengan beliau. Hal ini sebagai bentuk penghargaan kepada beliau karena sudah mengabdi lama. Sehingga kewenangan beliau lebih besar apalagi akan menghadapi APBD perubahan dan nunduk dan beliau punya pengalaman,” tandasnya.

KENN

Exit mobile version