Ribuan PPPK Guru di Maluku Belum Terima Gaji, Ternyata Ini Sebabnya

Komisi IV DPRD Maluku Disdik Soal Gaji Guru P3K

Koreri.com, Ambon – Ribuan guru SMA/SMK di Provinsi Maluku dikabarkan belum juga menerima gaji pasca diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Total sebanyak 1.231 orang merupakan PPPK yang diangkat mulai Gelombang I, II dan III.

Menyikapi itu, Komisi IV DPRD Maluku langsung menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan setempat terkait keluhan ribuan guru tersebut terhadap haknya, Senin 23/10/2023).

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Rofik Afifudin dan dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan Maluku Insun Sangadji beserta staf.

Dalam rapat itu, Kadis Pendidikan mengaku pembayaran gaji Guru PPPK telah diakomodir dalam APBD Perubahan 2023 sebesar Rp25.552 miliar untuk empat bulan, mulai dari September-Desember.

Hanya saja anggaran tersebut belum bisa dicairkan, dikarenakan dokumen APBD Perubahan masih dalam tahap evaluasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sesuai usulan Pemerintah Provinsi Maluku.

“Perlu diketahui pula kalau Guru PPPK ini sumber keuanganya dari Dana Alokasi Umum (DAU), Sehingga pembayarannya masih menunggu hasil evaluasi dari Kemendagri,” ungkap Sangadji.

Namun jika APBD perubahan telah selesai di evaluasi Kemendagri, Sangadji memastikan hak-hak para guru PPPK akan langsung dicairkan.

“Mudah-mudahan evaluasi segera selesai, maka gaji Guru langsung dibayarkan,” Jelasnya.

Sementara terkait tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Sangadji mengaku belum dibayarkannya TPP dikarenakan keterlambatan dalam memasukan daftar absen oleh masing-masing sekolah.

“Ini bukan kesalahan siapa-siapa tetapi sekolah karena absennya yang tidak benar,” tegasnya.

Untuk itu sebagai tindak lanjut, dirinya telah menginstruksikan masing-masing sekolah untuk segera mengevaluasi kembali absen, untuk selanjutnya diproses ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk diverifikasi nantinya.

Bagi sekolah yang telah selesai proses verifikasi BKD, Insun memastikan TPP akan langsung dicairkan.

“Kami mengambil keputusan sekolah selesai langsung dibayarkan. Jadi kita bayar sesuai dengan sekolah yang mana telah selesai masukan absen, Dan itu langsung kita lakukan  proses pembayaran,” pungkasnya.

RLS