Koreri.com, Sorong – Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto S.IK M.H, melakukan kegiatan tatap muka bersama dengan masyarakat di Kelurahan Klawalu, Distrik Sorong Timur, Rabu (7/2/2024).
Kapolresta didampingi Kasat Binmas AKP Ilham S.H, M.M dalam giat bertajuk “Program Jum’at Curhat” tersebut.
Tatap muka dihadiri oleh Lurah Klawalu Yohanis Manyakori, SE, para Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat serta sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong yang sedang melaksanakan KKN di kelurahan itu.
Mewakili Kapolresta Sorong Kota, AKP Ilham, menyampaikan kegiatan ini merupakan program dari Kapolri (Mabes Polri) hingga ke tingkat kewilayahan untuk mendapatkan aspirasi dari masyarakat berupa curhatan, kritik, saran dan masukan kepada institusi Kepolisian Negara RI terutama di wilayah hukum jajaran Polresta Sorong kota terkait dengan pembinaan keamanan di tengah masyarakat.
“Pertemuan yang diadakan bersama Kapolresta ini telah dilakukan pada beberapa kelurahan dan paguyuban seperti kemarin di KKSS dimana masyarakat begitu antusias menyampaikan saran dan masukan terkait masalah kamtibmas,” sambungnya. 
Dengan begitu, Kapolresta selaku pimpinan bisa mengambil kebijakan dengan adanya pertimbangan-pertimbangan atau pendapat dari masyarakat terkait pelayanan perlindungan dan pengayoman yang dilakukan pihak Polresta Sorong Kota.
Lurah Klawalu kepada media ini, mengapresiasi kunjungan silaturahmi Kapolresta Sorong Kota ke wilayahnya.
Diakuinya dalam tatap muka tersebut, Kapolresta menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan keamanan Kota Sorong, khususnya di Kelurahan Klawalu.
“Banyak saran yang disampaikan beliau dan beliau siap mendukung sebagaimana beberapa pertanyaan yang disampaikan beberapa RT maupun RW juga dari mahasiswa yang sementara KKN di tempat kami dalam hal ini berkaitan dengan miras, narkoba dan begal,” urainya.
Lurah menjelaskan salah satu yang menjadi fokus adalah bagaimana menciptakan ketenteraman dalam lingkungan berkaitan dengan knalpot motor racing.
“Keluhan Ini menjadi atensi Kapolresta untuk segera mengambil langkah penertiban,” tandasnya.
Lurah menambahkan dari total 29 RT, yang hadir sebanyak 21 RT. Sementara dari 10 RW yang hadir sebanyak 5 RW.
ZAN






























