Diakhir Masa Jabatan, Bupati Herry Resmikan 6 Puskesmas dan Taman Merah Putih

Bupati Biak Resmi 6 Puskesmas

Koreri.com, Biak – Herry Ario Naap, .S.Si., M.Pd pada akhir masa jabatannya sebagai Bupati Biak Numfor bersama wakilnya Calvin Mansnembra, SE, M.B.A periode 2019-2024, meresmikan 6 gedung Puskesmas dan taman Merah Putih yang diikuti secara virtual bertempat di Puskesmas Biak Kota, Senin (18/3/2024).

Fasilitas kesehatan yang diresmikan adalah gedung Puskesmas Biak Kota, Puskesmas Paray, Puskesmas Yendidori, Puskesmas Mandori, Puskesmas Kameri, dan Puskesmas Pasi.

Hadir pada kegiatan itu. Wabup Calvin Mansnembra, Wakil Ketua DPRD Biak Numfor Anetha Kbarek, para Asisten, Perwakilan TNI/Polri, sejumlah Pimpinan OPD, para tamu undangan serta tenaga medis di lingkup Puskesmas Biak Kota.

Bupati pada sambutannya meminta kepada semua puskesmas yang gedungnya baru diresmikan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai kampung.

“Saya minta gedung baru puskesmas Biak Kota, Paray, Yendidori, Kameri Pulau Numfor dan Puskesmas Pasi Aimando Padaido dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat di berbagai kampung,” pintanya.

Bupati Biak Resmi 6 Puskesmas2Selain itu Bupati juga meresmikan Taman Merah Putih sebagai simbol pemersatu dan kesatuan masyarakat adat Kabupaten Biak Numfor untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Taman Merah Putih dengan sembilan tifa yang melambangkan sembilan wilayah adat Suku Biak. Untuk itu, saya mengajak berbagai komponen masyarakat adat Nusantara merawat dan menjaga gedung baru puskesmas dan Taman Merah Putih,” ajaknya.

Bupati juga berharap gedung Puskesmas Biak Kota yang baru dibangun dengan dana Otsus Papua pada 2023 dimanfaatkan warga secara baik oleh masyarakat.

“Dana pembangunan Puskesmas Biak Kota sekitar Rp8,1 miliar,” disebutkan Sekretaris Dinas Kesehatan Esau Leunufna dalam laporan panitia

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus memperbaiki sarana dan prasarana kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya diiringi berbagai keberhasilan program bidang kesehatan, di antaranya 100 persen sanitasi lingkungan stop buang air besar sembarangan (BABS).

HDK