Aplikasi MR-SIM Pemprov PBD Pantau Langsung Isi OPD secara Real Time

Aplikasi MR SIM

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi meluncurkan aplikasi MR-SIM sebagai salah satu sistem yang digunakan untuk memantau realisasi program kerja dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di wilayah itu.

Launching MR-SIM dilakukan pada saat berlangsungnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi PBD Tahun 2024 bertempat di Hotel Vega, Kota Sorong, Senin (29/4/2024).

Penjabat Gubernur Muhammad Musa’ad dalam pernyataannya menyebutkan aplikasi perencanaan MR-SIM ini menggabungkan beberapa instrumen untuk pemantauan.

Yaitu aplikasi SIPD dari Kementerian Dalam Negeri, instrumen keuangan Otsus kemudian ada juga SIRUP dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Sekarang kita punya satu yang namanya MASTER-SIM dan disitu ada termaktub tiga itu semua. Jadi kita punya ini bisa melihat yang SIPD, apa yang Otsus punya dan yang terakhir terkait dengan SIRUP. Jadi akan ketahuan program apa yang sudah dilelang kemudian bagaimana pelaksanaannya itu semua bisa kita pantau dengan smartphone kita,” jelasnya.

“Dan saya punya smartphone ada itu, kemudian di kediaman saya juga ada tempat khusus untuk memantau itu dan dimana saja, kapan saja saya bisa tahu, kegiatan apa yang sedang dilaksanakan, sudah sampai berapa persen, kenapa tidak jalan-jalan misalnya, itu saya bisa pantau dan dengan cepat dan saya bisa melakukan, bisa menegur pimpinan OPD-nya. Kemudian juga kalau memang tidak ada progres yang lain bisa sekaligus mengevaluasi OPD yang melaksanakan program kegiatan itu,” beber Musa’ad.

Dengan demikian, pihaknya semakin hari semakin memperbaiki cara kita untuk me-manage penyelenggaraan pemerintahan.

“Itu yang kita harapkan ke depan program-program itu bisa terlaksana tepat waktu dan kemudian juga tepat sasaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bapperida PBD Rahman dalam pernyataannya menjelaskan MR-SIM adalah salah satu aplikasi yang akan menggabungkan 3 aplikasi strategis yang selama ini digunakan yaitu SIPD, sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) dan SIRUP LKPP.

“Ketiga aplikasi tersebut disinkronkan menjadi satu dalam aplikasi yang baru ini,” jelasnya.

Adapun maksud dari adanya sistem ini adalah yang utama agar pemilik data atau OPD sebagai pemilik data terhubung melalui MR-SIM Papua Barat Daya dengan perangkat lainnya seperti IES dan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Dengan begitu pelaporan dan proses perencanaan, realisasi serta pengawasan laporan secara terinci di masing-masing OPD di lingkup Pemerintah PBD dapat dipantau secara real time dan up to date.

“Jadi bapak Gubernur hanya cukup membuka aplikasi di handphone, sudah bisa tahu berapa posisi kas daerah sekarang, berapa besarnya investasi, bagaimana penetapan anggaran, berapa OPD yang sudah teken kontrak, serta berapa yang belum. Dan tentunya ini juga wujud dari salah satu upaya kita supaya meningkatkan keharmonisan realisasi anggaran dan penerapannya di masing-masing OPD,” pungkasnya.

Desain konsep MR-SIM ini didedikasikan kepada,
M = Muhammad Musa’ad ( Pj Gubernur Papua Barat Daya)
R = Rahman (Kepala Bapperida PBD)
S = Rudolf Siagian ( Mantan Pj Sekda PBD)
I = Harjito (Kepala BPPKAD PBD)
M = Matan (Frengki Saa Matan selaku Koordinator Bidang Riset dan Inovasi) sebagai desainer konsep pembangunan sistem MR-SIM

ZAN