LLKUKM Biak Gelar Pelatihan: 513 Pendaftar, 144 Lolos Seleksi Untuk 7 Kejuruan

LLKUKM Biak Gelar Pelatihan 144

Koreri.com, Biak – Loka Latihan Kerja Usaha Kecil dan Menengah (LLKUKM) menggelar pelatihan berbasis kompetensi (kejuruan las, tik, listrik, otomotif, bangunan, elektro dan garmen apparel) UPTD LLK-UKM Kabupaten Biak Numfor tahun 2024.

Pembukaan dihadiri Asisten I Setda Biak Numfor Samuel Rumaikeuw, Anggota DPRD Komisi III, Kepala Dinas Tenaga kerja, Lurah Sorido, Kepala LLKUKM, para instruktur serta peserta pelatihan bertempat di aula LLKUKM Biak, Senin (13/5/2024).

Pj. Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Rumaikeuw menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyampaikan terima kasih kepada Balai Pelatihan dan Produksi Sorong serta semua pihak yang terus mengambil bagian dalam suksesnya kegiatan-kegiatan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) – Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Biak.

Dimana dengan dukungan ini, UPTD LLK-UKM Biak terus berupaya eksis menjadi instansi yang senantiasa mencetak SDM yang unggul, berdaya saing, mandiri dan kreatif.

“Kita menyadari bahwa tuntutan kualitas tenaga kerja makin hari makin meningkat, tuntutan mutu tenaga kerja yang kian menjadi sorotan dalam dunia usaha maupun pasar kerja. persaingan yang semakin hari semakin besar membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai dan benar-benar terampil di bidangnya masing-masing untuk itu mau tidak mau, kita harus siap dan terus mempersiapkan berbagai upaya dalam menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan siap tampil di pasar kerja, dan salah satunya dilakukan adalah dengan pelatihan berbasis komptensi,” urainya.

Pj Bupati berharap melalui pelatihan berbasis komptensi ini setidaknya dapat membantu menjawab tuntutan tersebut meski secara kualitas dan kuantitas masih perlu pembinaan lebih lanjut.

UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 dijelaskan bahwa pelatihan kerja diselenggarakan dan diarahkan untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktivitas, dan kesejahteraan.

Untuk itu, penting untuk memperhatikan setiap pelatihan kerja agar selalu disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha, baik di interen maupun di luar hubungan kerja.

LLKUKM Biak Gelar Pelatihan 144 2“Saya nilai kejuruan-kejuruan yang sudah dibuka cukup menjawab itu, tinggal bagaimana dioptimalkan pelaksanannya dengan baik agar setiap lulusan benar-benar siap pakai di pasar kerja. Penting diperhatikan bahwa selain hard skill, karakter menjadi permasalahan yang penting untuk dikembangkan, sehingga pelatihan kompetensi juga memperhatikan soft skill bagi peserta pelatihan,” tandasnya.

Djoni Domeng, Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Numfor dalam arahannya memberikan apresiasi atas kinerja LLKUKM Biak atas capaian hasil pada perekrutan hingga berjalannya kegiatan pelatihan ini.

Sementara itu, Kepala LLKUKM Biak Yahon Kbarek, ketika ditemui media usai pembukaan menjelaskan, kegiatan berbasis kompetensi tahun anggaran 2024 dengan kejuruan yang dibuka dari pelatihan yang dilaksanakan untuk tahun 2024 ini sebanyak 7 kejuruan.

Diantaranya, Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK), Kejuruan Listrik, Kejuruan Bangunan, Kejuruan Las, Kejuruan elektro, Kejuruan Otomotif dan Kejuruan Menjahit.

Dari kejuruan yang telah dibuka tahun ini, peserta yang mendaftar sebanyak 513 orang yang diseleksi melalui 3 tahapan yakni seleksi administrasi, tertulis dan wawancara untuk memenuhi 7 kejuruan ini.

Diperlukan sebanyak 144 peserta pelatihan untuk masing-masing kejuruan terdiri dari 16 peserta sehingga kuotanya sangat terbatas.

“Dari sekian banyak yang mendaftar, hanya 144 orang yang terpilih sebagai peserta pelatihan di tahun 2024 ini,” ungkap Yahon.

Ditambahkan, pelatihan yang dilaksanakan masing-masing kejuruan yaitu  waktu atau  jam belajarnya terdiri dari 8 jam untuk sehari. Sedangkan dilaksanakan pelatihan sekitar 22 hari atau 180 – 340 jam pelajaran sehingga masing-masing kejuruan waktu pelatihannya tidak sama, berbeda-beda dari jam pelajaran yang akan di tempuh dalam waktu pelatihan

“Untuk pelatihan tahun ini anggarannya bersumber dari APBN yang dilaksanakan Kementerian Tenaga Kerja melalui Dirjen Pembina Vokasi dan Pelatihan. Dan anggarannya disiapkan untuk LLKUKM Biak sebesar 1M untuk satu tahun,” tukas Yahon.

HDK