Koreri.com, Timika – Ketokohan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong telah menjadi faktor penting menggerakkan aliran dukungan dari berbagai kalangan menjelang kontestasi Pilkada Mimika 27 November 2024 nanti.
Dukungan kepada dua tokoh representasi Amungme dan Kamoro itu kini semakin tak terhentikan.
Tak hanya itu, mereka pun meminta dilakukan perbaikan pada berbagai sektor.
Ketua Ikatan Keluarga Lembata Mimika Yohanes Asan Langoday mengakui rekam jejak John-Emanuel menjadi faktor utama mereka memilih paslon dengan jargon khas JOEL ini.
Di samping kedua tokoh besar ini merupakan bagian dari keluarga besar Lembata.
“Jadi dukungan ini bukan sekedar dukungan. Tetapi berdasarkan rekam jejak yang pernah dilakukan sebelumnya. Bapak John adalah birokrat sejati, dari terendah sampai pada terakhir menjadi Plt Bupati,” ungkapnya.
Yohanes percaya, seorang pemimpin yang benar-benar paham tentang birokrasi tentu akan mampu menata pemerintahan dengan baik.
Bagian ini, kata dia, sama sekali tidak dapat dikesampingkan dalam memilih kepala daerah.
“Pemerintahan itu harus dikelola baik, ditata dengan baik. Karena apabila birokrasi pemerintahan tidak jalan baik, maka pembangunan juga tidak akan berjalan dengan baik,” tekannya.
Tidak hanya itu, warga Lembata juga memandang John Rettob sebagai sosok yang sangat toleran.
Menurut mereka, figur pemimpin seperti inilah yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat Mimika yang majemuk.
“Setiap saat ada kunjungan ke acara keagamaan, beliau hadir. Bapak toleransi namanya. Dimana-mana ada, di gereja ada, di masjid ada, di pura ada. Belum tentu bupati yang lain seperti itu,” ujarnya.
Warga Lembata, lanjut Yohanes, semakin teryakinkan ketika John Rettob memilih Emanuel Kemong sebagai wakilnya.
Pengalaman John sebagai birokrat makin lengkap berpadu dengan pengalaman Emanuel, tokoh pendidikan dan seorang mantan pendidik (guru).
“Bapak Emanuel Kemong, beliau adalah seorang tokoh pendidikan. Beliau pernah memperjuangkan pendidikan di Mimika saat memimpin LPMAK, saat ini YPMAK. Beliau tahu betul pendidikan itu salah satu hal terpenting,” tuturnya.
Karena itu, Yohanes bersama warga Lembata menaruh harapan besar bagi John – Emanuel untuk menata sistem pendidikan di Mimika yang belakangan tersorot lantaran tidak mengalami kemajuan signifikan di tengah APBD yang fantastis.
“Kami percaya lima tahun ke depan jika beliau terpilih, pendidikan harus dirombak total. Karena pendidikan ini salah satu dinamika yang kita sedang hadapi,” pungkasnya.
TIM



























