Koreri.com, Timika – Keluarga besar Kerukunan Belu, Malaka, Timor Leste (KBMT) di Mimika menyusul komunitas lainnya mendukung penuh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 1 Johannes Rettob – Emanuel Kemong.
Kerukunan warga di batas negara RI – Timor Leste ini siap bergerak dan berjuang memenangkan paslon dengan jargon khas JOEL ini memimpin Kabupaten Mimika selama lima tahun kedepan.
Tomy, salah satu warga komunitas Belu, Malaka dan Timor Leste mengungkapkan alasan dia bersama masyarakatnya memilih dan mendukung JOEL sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mimika.
Hal tersebut dikarenakan masyarakatnya sejak dulu sudah bersama-sama Johannes Rettob dan dianggap sebagai orang tua.
“Kami dan masyarakat kami dari dulu sudah bersama-sama bapak Rettob baik suka maupun duka. Beliau juga sudah pernah datang ke daerah kami disana, kami sudah seperti keluarga. Jadi sampai kapanpun meskipun paslon lain datang, kami tetap ada di JOEL dan itu sudah komitmen kami,” tegasnya saat tatap muka dan penyampaian pernyataan sikap dukungan masyarakat Belu Malaka dan Timor Leste di jalan Budi Utomo Ujung Timika, Jumat (18/10/2024).
Dimata Tomy, selain kebaikan dan perhatian yang ditunjukkan oleh Johannes Rettob diluar itu menurutnya pasangan JOEL sudah terbukti dan teruji di bidangnya masing-masing. Sehingga dirinya meyakini jika Mimika dipimpin oleh JOEL akan lebih baik.
“Kami tidak goyah karena JOEL sudah berpengalaman dan teruji, tidak bisa dianggap enteng, apa lagi terkait dengan pemerintahan dan birokrasi. Kita tidak perlu membandingkan dengan pasangan lain tetapi secara nyata dan fakta JOEL lebih dari paslon lain dalam segi apapun,” ungkapnya.
Karena itu, bagi Tomy, JOEL harus menang jika ingin Mimika lebih baik dari 10 tahun lalu dalam segi apapun.
“Kami optimis dengan JOEL memimpin Mimika bisa lebih baik dari yang lalu karena banyak hal yang belum dilakukan oleh pemimpin sebelumnya,” sambungnya.
Tomy menegaskan hal paling utama yang harus diperbaiki di Kabupaten Mimika adalah birokrasi. Jika birokrasi baik maka semua faktor termasuk pelayanan pada masyarakat akan menjadi baik sesuai harapan masyarakat.
“Kalau birokrasi tidak diperbaiki maka program-program pasti macet karena itu setirnya. Karena baik buruknya birokrasi sangat berdampak pada pelayanan masyarakat. Semua akan kacau bila birokrasinya tidak baik dan itu Pak Rettob yang berpengalaman mengaturnya karena beliau birokrat murni,” tegasnya.
TIM
























