Siap Bangun PBD, Paslon ESA Usung 5 Misi Besar

IMG 20241031 WA0026

Koreri.com, Sorong – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3 Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau siap mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis e-government jika terpilih pimpin Provinsi Papua Barat Daya (PBD).

Dan hal itu sudah termasuk dalam salah satu dari 5 misi besar paslon dengan jargon khas ESA ini.

“Jadi ada lima misi besar yang kami usung. Salah satu diantaranya adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan dan kelembagaan yang berbasis e-government,” tegas calon Gubernur Elisa Kambu saat tampil di Debat Publik kedua Calon Gubernur dan Wagub PBD, yang berlangsung di Aimas Convention Center, Kabupaten Sorong, Rabu (30/10/2024) malam.

Misi lainnya yang diusung pasangan “ESA” yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang inovatif, peningkatan ekonomi kreatif untuk masyarakat atau pembangunan di bidang ekonomi dan pembangunan konektivitas antar wilayah di PBD.

“Untuk membangun provinsi Papua Barat Daya, maka kami akan membaginya dalam beberapa cluster sesuai dengan karakteristik dan potensi sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah,” papar Elkam.

Tidak hanya itu, mantan Bupati Asmat 2 periode ini juga mengatakan, pasangan ESA hadir dengan mengusung visi mewujudkan masyarakat PBD yang maju, sejahtera dan mandiri.

“Kami juga memiliki beberapa program strategis, diantaranya peningkatan SDM melalui pendidikan yang berkualitas. Kemudian meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya mulai dari bayi sampai dewasa. Selain itu meningkatkan ekonomi masyarakat serta peningkatan infrastruktur dasar di Provinsi Papua Barat Daya,” bebernya.

Cawagub nomor urut 3 Ahmad Nausrau menambahkan, jika terpilih sebagai Gubernur dan Wagub periode 2024 – 2029 maka pasangan ESA akan menjadikan Pemprov PBD berbasis pada pemerintahan entrepreneurship.

“Tentu saja yang menjadi program kami adalah pertama memfasilitasi hubungan yang mutual, antara pemerintah dan juga masyarakat baik di bidang barang maupun jasa,” bebernya.

Kemudian, kata Ahmad, pihaknya juga akan menyediakan regulasi dan kemudahan bagi investasi terutama para investor untuk masuk ke PBD.

Selain itu, menciptakan iklim usaha yang kompetitif dan sehat, melalui distribusi anggaran maupun jasa kepada masyarakat secara asimetris.

Dalam hal ini tentu saja pihaknya akan memberikan kebebasan masyarakat dalam memilih penyedia jasa di bidang sosial.

“Ini menjadi prioritas kami. Karena pemerintahan kita berbasis pada entrepreneurship, maka pemerintah akan menjadi wasit bagi seluruh masyarakat Papua Barat Daya dan menjadi orang tua yang memfasilitasi seluruh masyarakat Papua Barat Daya dalam rangka untuk peningkatan ekonomi berbasis kearifan lokal masyarakat,” imbuhnya.

Dengan demikian, tegas Nausrau, pihaknya akan memastikan perekonomian masyarakat PBD akan semakin maju dan berkembang. Sehingga PBD kedepan bisa setara dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia.

“Kita memiliki sumber daya alam yang amat luar biasa dan itu kalau kemudian pemerintah memfasilitasi, maka pasti kami yakin dan percaya kedepan Papua Barat Daya akan maju bersaing dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia,” pungkasnya.

RED