Kepala BKN RI: Pendidikan di Mimika Bisa Jadi Role Model Nasional

Kepala BKN RI Pendidikan Mimika
Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh didampingi Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong saat kunjungi sentra pendidikan di Jalan Poros SP 5, Distrik Mimika Baru, Kamis (22/5/2025) / Foto: Adie

Koreri.com, Timika – Senyum anak-anak di Sekolah Rakyat Mimika (program sekolah pola asrama) seolah menjadi gambaran harapan baru bagi dunia pendidikan di Papua Tengah.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika saat kunjungi sekolah berasrama yang berada di Jalan Poros SP 5, Distrik Mimika Baru, Kamis (22/5/2025).

“Konsep sekolah rakyat di sentra pendidikan ini luar biasa. Pengelolaan dari jenjang SD, SMP hingga SMA sudah terintegrasi dengan sangat baik,” ungkap Zudan dengan antusias.

Menurutnya, inilah wujud nyata pendidikan yang inklusif dan berkemajuan, seperti yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi serta penguatan karakter siswa.

“Tambahan pelajaran bahasa Inggris, nilai-nilai toleransi, semangat pantang menyerah, dan kebiasaan rajin belajar harus terus ditanamkan. Ini bekal penting bagi anak-anak kita menghadapi masa depan,” ujarnya.

Zudan juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas guru.

Ia berjanji akan mendukung peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, dari jenjang S1 hingga S3, demi menunjang pembelajaran yang lebih efektif.

“Kami akan berkomunikasi dengan kepala dinas untuk mempercepat upaya ini demi mewujudkan masyarakat Mimika yang sejahtera,” katanya.

Fasilitas yang tersedia di Sekolah Rakyat dinilai sangat memadai, termasuk pemanfaatan teknologi yang sudah diterapkan dalam proses belajar-mengajar.

Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi momen bersejarah karena Kepala BKN RI juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 484 orang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2023.

Tak hanya sektor pendidikan, Zudan juga meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Timika Jaya dan pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Dukcapil Mimika.

Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di Papua Tengah bukan sekadar janji.

EHO