Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika bergandeng tangan dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk menindaklanjuti program Sekolah Rakyat.
Bupati Johannes Rettob bersama tim Kemensos meninjau langsung lokasi yang akan difungsikan sebagai sekolah rakyat. Salah satunya Pola Asrama Iwaka, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (27/8/2025).
Program sekolah rakyat hadir di Papua Tengah, sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Kepala Balai Besar Regional VI Kemensos RI, John H. Mampioper menjelaskan Mimika termasuk daerah tahap awal penerapan sekolah rakyat.
Menurutnya, program sekolah rakyat ini membawa harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin di Kabupaten Mimika segera terwujud.
Saat ini, renovasi aset Pemkab Mimika berupa rumah susun sedang dilakukan dan ditargetkan rampung akhir Agustus 2025.

Bupati Johannes Rettob menyatakan dukungan penuh Pemkab terhadap program tersebut.
Untuk tahap awal, kegiatan belajar mengajar akan dimulai Oktober 2025 di rusun yang sudah direnovasi, sembari menyiapkan pembangunan sekolah permanen di atas lahan seluas 10 hektar.
“Ini langkah strategis agar anak-anak kita tidak tertinggal. Pemerintah pusat bersama Kemensos sudah berencana membangun sekolah permanen lengkap, mulai dari SD, SMP, SMA hingga universitas. Saat ini lahan alternatif di sekitar Mimika Sport Center juga sedang disiapkan bersama Kementerian PU,” ujar Rettob.
Menurutnya, dukungan masyarakat sekitar menjadi kunci agar pembangunan berjalan lancar.
“Sekolah rakyat ini diharapkan menjadi jalan keluar bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan layak dan berkualitas, serta mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Papua Tengah,” tegas Bupati.
EHO






























