Koreri.com, Timika – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Mimika bersama Badan Karantina (Baratin) melakukan pembinaan rutin terhadap peternak terkait prosedur mendatangkan hewan kurban yang sehat dan aman untuk masyarakat jelang Hari Raya Idul Adha, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (22/5/2025).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika, drh. Sabelina, menjelaskan bahwa proses pemasukan hewan kurban ke wilayah itu dilakukan minimal satu bulan sebelum Idul Adha.
Tujuannya, agar peternak memiliki waktu yang cukup untuk melengkapi seluruh dokumen yang diwajibkan, baik dari dinas dan karantina di daerah asal maupun di Mimika sebagai kota tujuan.
“Proses ini penting untuk memastikan hewan yang masuk ke Mimika bebas dari penyakit menular dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 346 ekor sapi dan 135 ekor kambing didatangkan dari Maluku dan ditempatkan di tiga kandang milik warga, masing-masing Pak Sawen di SP4, Pak Alimi di SP1, dan Pak Budi di Kilo 8.

Hal ini menjadi catatan penting bagi pengirim hewan untuk memperhatikan kapasitas angkut demi menjaga kesehatan dan keselamatan hewan.
“Ke depan kami harapkan pengirim memperhatikan kapasitas muatan. Jika kapal berkapasitas 200 ekor, idealnya hanya diisi 180 ekor agar hewan tidak berdesakan,” kata drh. Sabelina.
Meski demikian, Disnakeswan dan Karantina memastikan seluruh hewan yang tiba dalam kondisi sehat.
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan, termasuk uji laboratorium untuk memastikan tidak ada penyakit menular.
Dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan hewan kurban di Mimika berkisar 300–350 ekor, sehingga stok yang tersedia tahun ini dinilai cukup.
Sebagai langkah jangka panjang, Disnakeswan Mimika juga akan melakukan pengadaan bibit sapi guna meningkatkan populasi lokal.

“Kami akan percayakan pemeliharaan bibit sapi kepada masyarakat agar populasi ternak lokal meningkat dan bisa memenuhi kebutuhan daerah sendiri,” pungkas drh. Sabelina
Sementara itu, Kepala Badan Karantina Kabupaten Mimika, Ferdi, menambahkan bahwa pihaknya terus memeriksa dokumen, jenis, dan kondisi fisik setiap hewan yang masuk ke Mimika.
“Kami pastikan semua hewan sesuai dokumen dan dalam kondisi sehat untuk dikurbankan,” tegasnya.
Menurut Ferdi, dari pengiriman saat ini seluruh hewan ternak yang didatangkan oleh tiga pemilik yang berbeda, berdasarkan hasil uji lab dalam kondisi sehat dan layak untuk menjadi hewan kurban pada saat hari raya idul adha nanti.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Mimika jika melalulintaskan hewan untuk melengkapi dokumen dari otoritas daerah asal maupun daerah tujuan.
Serta melaporkan ke otoritas agar pada saat hewan sampai tujuan dapat dilakukan tindakan pemeriksaan untuk memastikan hewan tersebut dalam kondisi sehat dan layak.
EHO
























