Rakorda Dukcapil se-Tanah Papua 2025, Bupati Rettob Soroti Soal Data OAP

Bupati JR Rakorda Dukcapil 2025
Bupati Mimika Johannes Rettob / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) se-Tanah Papua 2025, Kamis (31/7/2025).

Acara dihadiri para Kepala Dinas Dukcapil dari enam provinsi serta kabupaten/kota di Tanah Papua ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati setempat Johannes Rettob.

Dalam sambutannya, Rettob mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Papua Tengah kepada Kabupaten Mimika sebagai penyelenggara Rakorda. Ia juga menyambut hangat seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah. “Mimika adalah rumah kita bersama. Kemajemukan adalah kekuatan. Di sini kita bersatu dan bersaudara untuk membangun daerah ini menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Rettob.

Bupati menyebutkan Mimika sebagai miniatur dunia karena keberagaman suku, agama, ras, dan golongan yang hidup harmonis di wilayahnya.

Lebih jauh, Rettob menegaskan kegiatan Rakorda ini sejalan dengan visi Pemkab Mimika untuk mewujudkan Mimika yang Responsif, Enerjik, Terampil, Transparan, Objektif, dan Berdaya Saing, dalam bingkai besar program Gerbang Emas (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil Sejahtera). Salah satu poin krusial yang disorot Rettob adalah pentingnya data kependudukan yang akurat dan valid, khususnya terkait Orang Asli Papua (OAP).

“Database OAP sangatlah krusial. Ini bukan sekadar data, tetapi menyangkut keberpihakan dan dasar dari kebijakan afirmasi yang adil dan tepat sasaran bagi OAP,” tegasnya.

Ia juga menekankan peran strategis Dinas Dukcapil sebagai leading sector dalam proses pendataan dan pengelolaan data OAP yang harus dilakukan secara terstruktur dan terintegrasi. Seraya berharap Rakorda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam hal pelayanan administrasi kependudukan.

“Mari kita manfaatkan forum ini dengan sebaik-baiknya, untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan saling melengkapi demi pelayanan publik yang lebih berkualitas,” pungkasnya.

TIM