Tinjau Lokasi Kebakaran di Batu Merah, Wali Kota Pastikan Penanganan Cepat

Walkot BW Kebakaran Batu Merah

Koreri.com, Ambon – Wali Kota Bodewin Wattimena, bersama wakilnya Ely Toisuta, Pj. Sekkot, Ketua dan Wakil ketua DPRD Kota Ambon serta pejabat terkait lainnya, meninjau lokasi kebakaran di RT 03/RW 03,Negeri Batumerah, Rabu (20/8/2025) malam.

Dalam tinjauannya, Wali kota mengatakan bahwa berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 7 rumah yang mengalami kebakaran dan 35 jiwa yang mengungsi.

“Dan kami hadir saat ini sebagai bentuk keprihatian atas musibah terjadi pada masyarakat kita ini. Maka saya mau sampaikan bahwa kebakaran ini merupakan musibah yang tidak bisa diprediksi oleh kita. Karena itu penanganan terhadap para korban harus dilakukan secara cepat, tepat dan harus kita pastikan adalah para pengungsi tertangani dengan baik,” harapnya.

Wali Kota juga akan menetapkan status tanggap darurat selama 14 Hari untuk penanganan para korban kebakaran yang terjadi di negeri Batu Merah saat ini.

“Jadi penanganan darurat ini akan dilakukan oleh instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Ambon,” rincinya.

Setelah masa tanggap darurat berakhir, Pemkot akan menyalurkan bantuan dana stimulan bagi para pemilik rumah yang terdampak kebakaran dimana setiap kepala keluarga yang rumahnya terbakar akan menerima bantuan sebesar Rp15 juta. Dan dana ini untuk membantu mereka memulai kembali pembangunan rumah mereka yang sudah terbakar saat ini.

“Kita juga akan melihat anak-anak ini untuk memberikan bantuan seragam sekolah bagi mereka yang terdampak musibah pada saat ini. Bukan saja kita Pemerintah Kota Ambon yang akan membantu masyarakat yang berdampak musibah saat ini tetapi DPRD Kota Ambon juga akan menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM khususnya ibu-ibu yang selama ini menggantungkan hidup dari usaha kuliner,” bebernya.

Wali Kota berharap, warga pada keesokan harinya sudah bisa kembali berjualan guna memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Dan saya tidak mau melihat masyarakat susah,” pungkasnya.

JFL