Koreri.com, Ambon – Wakil Gubernur Abdullah Vanath secara resmi membuka sekaligus melaunching Pekan Literasi Provinsi Maluku tahun 2025, yang digelar Dinas Perpustakan dan Kearsipan setempat, Kamis (21/8/2025).
Giat dalam rangka Peningkatan Literasi Masyakarat di Provinsi Maluku dan launching Program Gubernur Sahabat Literasi ini berlangsung di Baileo Oikumene Ambon.
Tema yang diusung ”Literasi Kunci Masa Depan par Maluku Pung Bae”.
Turut hadir, Kepala Dinas Perpustakan dan Kearsipan Daerah Provinsi Maluku Elvi Yana Tikupassang, Staf Ahli Gubernur Maluku, Asisten II bersama Pimpinan OPD Provinsi Maluku, serta Kepala Sekolah dan siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Kota Ambon.
Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 23 Agustus mendatang.
Wagub dalam sambutanya menyampaikan, bahwa ada beberapa negara di dunia dalam catatan yang paling hebat dalam membaca. Salah satu diantaranya adalah negara Iran.
“Iran itu termasuk salah satu negara yang dari kecil anak-anaknya paling hobi membaca. Dimana saja mereka ada pasti membaca. Ini merupakan suatu budaya atau sistem pendidikan yang sedang dibangun,” ungkapnya.
Karena itu, Wagub Vanath menegaskan bahwa membaca itu adalah jendela kemajuan atau jendela dunia.
“Kalau kita sering membaca maka kita akan tahu tentang banyak ilmu pengetahuan di luar sana,” tegasnya..
Lanjut Wagub, Pekan Literasi ini memang adalah kegiatan Pemerintah pusat untuk mendorong minat baca, ada kreativitas-kreativitas dari anak-anak muda ini harus terus didorong. Dan Pemerintah Provinsi Maluku akan memaksimalkan itu dengan fasilitas-fasilitas pendukung juga sarana prasarana pendukung lainnya, dengan harapan generasi muda Maluku kedepan itu memiliki kualifikasi sesuai dengan perkembangan dinamikia hari ini.
“Jadi, pesan yang ingin disampaikan kepada kita semua disini bahwa ada anak-anak kita yang besok akan menggantikan kita,” lanjutnya.
Wagub berharap Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sesegera mungkin meluncurkan progam ini.
“Harapan Gubernur dan Wakil Gubernur adalah kita buat satu taman baca untuk anak-anak kita. Dan memang itu sudah menjadi mimpi saya,” pungkasnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maluku Elvi Yana Tikupassang menambahkan bahwa apa yang diharapkan Gubernur sebagai pimpinan daerah tentu akan mendorong semua pihak terkait untuk bersama-sama bersinergi, kolaborasi mendukung hal itu.
“Harapan saya, dengan adanya pekan literasi ini mendorong semua stakeholder mengedepankan budaya membaca. Karena dengan membaca anak-anak kita dapat menjadi anak-anak yang berkualitas dan punya masa depan yang baik,” imbuhnya.
BKL






























