Koreri.com, Sorong – Forum Lintas Suku Asli Papua di Papua Barat Daya menyampaikan rilis hasil audiensi bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Sorong yang berlangsung pada Selasa (15/10/2025) lalu.
Dalam pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan pelatihan vokasi bagi anak-anak asli Papua (OAP), khususnya mereka yang putus sekolah dan membutuhkan pendampingan.
Siaran pers yang diterima Koreri.com, Jumat (17/10/2025) merincikan dari hasil pertemuan itu, disimpulkan beberapa hal penting sebagai berikut:
Program Pelatihan Tahun 2026
BLK Sorong akan menyelenggarakan berbagai pelatihan vokasi dengan tujuan melatih tenaga kerja siap pakai di sejumlah jurusan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Lokasi Pelaksanaan Fleksibel
Kegiatan pelatihan dapat dilaksanakan baik di lingkungan BLK Sorong maupun di luar, termasuk di kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Papua Barat Daya.
Sasaran Peserta Pelatihan
Pelatihan ini diutamakan bagi anak-anak OAP yang terpapar lem aibon, putus sekolah, anak jalanan, serta pemuda dari berbagai suku asli Papua. Peserta minimal berusia 17 tahun dan bukan lulusan sarjana.
Pendaftaran Gratis
Pendaftaran akan dibuka tahun ini melalui media online resmi BLK Sorong. Seluruh proses pelatihan bersifat gratis tanpa pungutan biaya, termasuk selama masa pelatihan berlangsung.
Forum Lintas Suku diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pendataan dan inventarisasi anak-anak OAP yang memenuhi kriteria tersebut agar dapat disalurkan ke program pendidikan dan pelatihan vokasi di BLK Sorong.
Selain itu, dalam diskusi tersebut, Rauf Rumagesan juga mengusulkan agar BLK Sorong membuka jurusan baru bidang Teknologi Tambang Minyak, Nikel, dan Mineral lainnya, sejalan dengan potensi sumber daya alam di wilayah Papua Barat Daya.
Pihak BLK menyambut baik gagasan tersebut dan menyarankan agar Forum Lintas Suku menyampaikan surat resmi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia guna mendukung pembukaan jurusan baru tersebut.
Forum Lintas Suku menyampaikan apresiasi atas komitmen BLK Sorong dalam memberikan perhatian kepada generasi muda asli Papua, terutama mereka yang membutuhkan kesempatan kedua untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Mari bersama kita dorong anak-anak Papua agar memiliki keterampilan, kemandirian, dan masa depan cerah melalui pendidikan vokasi,” demikian seruan penutup dari Forum Lintas Suku Asli Papua Wilayah PBD.
RLS
























