Koreri.com, Bintuni – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPRP PB) menggelar reses III tahun 2025 yang berlangsung sejak 28 Oktober hingga 5 November 2025.
Semua anggota Legislatif melaksanakan penjaringan aspirasi di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing.
Wakil Ketua II DPRP PB Syamsudin Seknun, S.Sos., S.H., M.H melaksanakan reses III tahun ini dengan menjaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) di Kabupaten Teluk Bintuni.
Dalam kegiatan reses ini, Seknun menggelar diskusi santai bersama sejumlah mahasiswa di SP Kampung Argosigemerai, Disrrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (31/10/2025).
Sejumlah persoalan dibahas dalam diskusi santai tersebut. Masalah pendidikan menjadi primadona dan butuh juga perhatian pemerintah provinsi.
Menurutnya, meski sudah ada perhatian serius dari Pemda Kabupaten Teluk Bintuni namun belum cukup karena sangat kompleks sehingga butuh kolaborasi dengan provinsi.
“Persoalan pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni cukup kompleks, apalagi sejumlah perguruan tinggi swasta sudah ada di Bintuni,” kata Sase sapaan akrab Syamsudin Seknun kepada wartawan.
Dia menyebutkan, ada beberapa tantangan yang dihadapi yaitu rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi. Lantaran berdasarkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Papua Barat hanya 11 persen, jauh dibawa rata-rata nasional yang mencapai 35 persen. Kondisi ini menandakan hampir 89 persen anak muda Papua belum menikmati pendidikan tinggi.
Keterbatasan akses dan infrastruktur akibat faktor geografis, keterbatasan ekonomi serta kurangnya infrastruktur pendidikan menjadi hambatan bagi anak-anak Teluk Bintuni untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Karena itu, kualitas Pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal peningkatan kompetensi tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan.
“Masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di Teluk Bintuni, karena itu aspirasi ini akan saya perjuangkan di rapat DPRP bersama OPD terkait nanti,” ujarnya.
KENN






























