Koreri.com, Sorong – Gereja Bethlehem PGB Malawei yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Ferry Klasuur, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong resmi melaksanakan Sidang Jemaat ke XX, Selasa (18/11/2025).
Sidang tahun ini mengangkat tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja: Mewujudkan Keadilan, Perdamaian, dan Kesejahteraan”.
Sidang jemaat ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi program kerja tahunan, menyusun rencana pelayanan ke depan, menetapkan anggaran, serta mendengarkan laporan pertanggungjawaban majelis Jemaat Betlehem PGB Malawei tahun 2025 demi mendorong kemandirian dan perkembangan gereja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Saat ini Gereja Bethlehem terbagi dalam 4 Wilayah terdiri atas 47 jemaat, dengan 465 KK dan total 2.305 jiwa.
Ketua Jemaat Drs Ec.Jhon Lewerissa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Sidang Jemaat ke XX yang dikoordinir PMG dan Majelis, serta didukung oleh seluruh unsur pelayanan termasuk PW dan PAM.

Lewerissa mengakui bahwa amanah sebagai Ketua Jemaat sekaligus Ketua DPR Kota Sorong merupakan tanggung jawab besar.
“Dan tanggung jawab ini bukan hal yang ringan. Saya harus memperhatikan Jemaat di Gereja Bethlehem, sekaligus memperhatikan warga Kota Sorong. Karena itu saya sungguh membutuhkan pertolongan Tuhan baik kesehatan, kekuatan, dan hikmat agar tetap setia dalam pekerjaan Tuhan,” pintanya.
Lewerissa juga menyampaikan bahwa kepercayaan ini merupakan yang kedua kalinya sejak jemaat berdiri pada 2007 silam.
Ia tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Sekretaris dan Bendahara yang membantu seluruh persiapan administrasi dan pelayanan sehingga sidang dapat berjalan lancar.
Dalam arahannya, John Lewerissa mengajak seluruh peserta sidang untuk fokus dan memberikan masukan yang membangun.
“Hari ini kita evaluasi seluruh pelayanan triwulan. Tidak perlu ada perdebatan yang tidak produktif. Saya berharap semua dapat memberikan usul dan saran konstruktif untuk pelayanan ke depan, baik di tingkat jemaat maupun unsur,” imbuhnya.

“Mengapa kehadiran PKB masih kurang? Ini menjadi pergumulan kita bersama. Kehadiran seorang bapak sebagai imam dalam rumah tangga sangat penting, khususnya dalam ibadah PKB dan ibadah Minggu,” singgungnya.
John juga berharap kehadiran pendeta yang akan ditugaskan nantinya dapat memperkuat pelayanan dan pembangunan jemaat.
“Marilah kita mengikuti proses sidang ini dengan sungguh-sungguh. Kita mulai mengevaluasi pelayanan tahun 2025 dan melanjutkan dengan penyusunan laporan serta program pelayanan tahun 2026. Semua ini dari kita, oleh kita, dan untuk Jemaat Bethlehem,” cetusnya.
John Lewerissa menutup sambutannya dengan memberi apresiasi atas dukungan jemaat selama ini.
“Setiap tahun penerimaan anggaran pelayanan dari jemaat ini yang diberikan kepada klasis dan sinode terus meningkat dan itu tidak kalah dengan jemaat-jemaat yang lain. Apa yang jemaat berikan bagi Tuhan patut kita syukuri dan apresiasi,” pungkasnya.
ZAN
























