Koreri.com, Ambon – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Badan Pusat Statistik setempat secara resmi melakukan pelatihan Petugas Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026.
Pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam mengoperasikan, mengelola data, dan menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar SNLIK di Tahun 2026, berlangsung di Kantor OJK Maluku, 26 – 28 November 2025.
Kepala OJK Maluku Andi Muhammad Yusuf turut hadir dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia terkini, mengetahui pertumbuhan indeks literasi dan inklusi keuangan sebagai evaluasi terhadap efektivitas program literasi dan inklusi keuangan yang terarah dan terukur, serta sebagai bahan perencanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan pada tahun berikutnya.
Hal yang membedakan SNLIK Tahun 2026 dengan SNLIK tahun sebelumnya adalah penggunaan klasifikasi wilayah Satuan Lingkungan Setempat (SLS) untuk menggantikan klasifikasi wilayah Blok Sensus (BS).

Persiapan SNLIK Tahun 2026 sudah dilakukan sejak bulan Agustus melalui serangkaian pembahasan antara OJK dan BPS, uji coba lapangan, serta rangkaian pelatihan hingga pada rentang waktu tanggal 17 hingga 28 November 2025 dilakukan pelatihan petugas di seluruh Indonesia.
Selain itu, selama pelatihan ini para peserta diberikan pengarahan oleh Instruktur Nasional BPS dan OJK Provinsi Maluku.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para petugas dapat memahami materi mengenai kuesioner, showcard, buku pedoman konsep dan definisi, buku penjelasan umum, bagaimana cara probing untuk menggali jawaban responden, serta hal teknis lainnya sebagai persiapan sebelum melaksanakan pemutakhiran dan pendataan.
RLS
























