Umat Hindu di Ambon Gelar Serangkaian Kegiatan Jelang Nyepi Tahun Saka 1947

Ida Bagus Gita Dharma Wibawa Nyepi Ambon

Koreri.com, Ambon – Umat Hindu di Kota Ambon, Maluku menggelar serangkaian kegiatan sebelum perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1947.

Serangkaian acara itu diantaranya pembagian takjil, donor darah, penanaman pohon, ucapara melasti dan ogoh-ogoh sebagaimana disampaikan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Ambon, Ida Bagus Gita Dharma Wibawa kepada Koreri.com di ruang kerjanya, Jumat (6/3/2026).

“Jadi minggu kemarin itu kita Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Ambon sudah melakukan pembagian Takjil di seputaran Lapangan Merdeka Ambon bagi pengguna jalan yang melintas. Total sebanyak 300 paket Takjil,” rincinya.

Kegiatan tersebut, lanjut Ida Bagus merupakan wujud kepedulian antar sesama masyarakat terutama bagi basudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Besok ini kita akan lakukan aksi donor darah di RS Siloam bagi umat Hindu dan mungkin karyawan di Siloam saja yang akan mendonorkan darah mereka. Dan target kita itu sekitar 50 kantong darah yang akan di serahkan ke PMI,” rincinya.

Sementara pada minggu, pihaknya akan melakukan penanaman pohon dengan mengambil tempat di belakang komplek pura.

“Kita harus lakukan penanaman pohon di belakang pura kami. Itu karena bertujuan untuk mengurangi longsoran di kawasan tersebut. Kemudian penanaman pohon sekitar 50 bibit dan kita dapatkan dari Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Dan nantinya, lanjut Ida Bagus, sebelum upacara ogoh-ogoh dan puncak hari Raya Nyepi itu akan dilakukan ucapara melasti di Pantai Halong.

“Kalau soal rute ogoh-ogoh ini seperti tahun-tahun sebelumnya yang mana starnya dari Gong Perdamaian menuju Kantor Polda Lama, Batu Meja, berlanjut Urimessing, Trikora, situ akan sedikit melawan arus dari perempatan Trikora ke perempatan Alfatah menghindari penjualan takjil di depan masjid Alfatah, lalu belok kanan ke Ay Patty dan kembali ke Gong Perdamaian,” rincinya.

Disinggung soal toleransi, Ida Bagus memastikan umat Hindu akan selalu mengedepankan toleransi dan juga menjaga keharmonisan antarumat beragama di Kota Ambon.

Ida Bagus tak lupa menyampaikan harapannya, agar para pemuda-pemudi, mahasiswa Hindu, mahasiswa Kristen, mahasiswa Muslim, Katolik maupun Budha dapat bekerja sama untuk saling mentoleransikan dirinya maupun kepada orang lain sehingga semakin mempererat kerukunan antarumat beragama yang sudah terjadi sejak lama di daerah ini.

“Kita harus menjaga itu sehingga tidak ada gesekan-gesekan yang terjadi pada saat mau Lebaran ataupun Nyepi ini. Mari kita tekan emosi, tekan sikap egois, sebaliknya kita kedepankan toleransi sehingga terjadi kerukunan umat beragama yang sudah cukup lama terjaga di Kota Ambon,” pungkasnya.

JFL