Tahapan Sosialiasi dan Rekrutmen Paskibra PBD Tahun 2026 Dimulai Akhir Maret

IMG 20260316 104658 scaled
Kaban Kesbangpol Provinsi PBD Drs George Japsenang,M.Si. Foto/ KENN

Koreri.com, Sorong– Menjelang peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 tahun 2026 tepatnya 17 Agustus 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mulai melakukan seleksi calon pasukan pengibar bendera (Paskibra) secara berjenjang dari Kabupaten/ Kota hingga Provinsi.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya sebagai OPD teknis segera memulai tahapan sosialisasi dan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Kegiatan seleksi calon paskibra dari siswa-siswi SMA/SMK dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan maret atau setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Barat Daya Drs George Japsenang,M,Si kepada wartawan, Senin (16/3/2026) malam mengatakan tim dari Kesbangpol akan turun langsung ke seluruh kabupaten/ kota guna melakukan sosialisasi sekaligus memulai tahapan seleksi calon anggota Paskibra.

“Setelah Lebaran teman-teman akan turun ke setiap kabupaten dan kota untuk melakukan sosialisasi, sekaligus menjalankan tahapan seleksi,” ujarnya.

Alumni IPDN Jayapura itu menjelaskan, proses perekrutan anggota Paskibraka dilakukan secara berjenjang yang diawali dari tingkat kabupaten dan kota.

Peserta terbaik dari masing-masing daerah nantinya akan kembali diseleksi untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam proses perekrutan tersebut, pemerintah akan menggandeng dinas pendidikan di setiap kabupaten dan kota agar sekolah-sekolah dapat mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti seleksi.

“Kita ingin merekrut anak-anak yang memiliki prestasi, disiplin, dan dedikasi yang baik di sekolah. Mereka inilah yang nantinya dipersiapkan untuk membawa bendera Merah Putih di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi,” jelas George.

Ia menambahkan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan bagi pelajar yang terpilih. Pemerintah juga memastikan akan memberikan perhatian khusus kepada para anggota Paskibraka yang telah mengabdikan diri dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, para anggota Paskibraka layak mendapatkan penghargaan karena telah menjadi simbol kedisiplinan serta semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

“Pasti ada reward. Anak-anak ini sudah berbakti kepada bangsa dan negara. Mereka juga menjadi teladan bagi generasi muda berikutnya, sehingga tentu menjadi perhatian pemerintah,” katanya.

Melalui tahapan sosialisasi dan seleksi yang segera dimulai tersebut, pemerintah berharap semakin banyak pelajar Papua Barat Daya yang terpanggil untuk berprestasi sekaligus mengabdi kepada bangsa melalui tugas kehormatan sebagai anggota Paskibraka.

KENN