Koreri.com, Jayapura – Owen Rahadiyan akhirnya resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Manajer klub Persipura Jayapura.
Keputusan itu ia ambil setelah mendampingi langsung tim berjuluk Mutiara Hitam selama satu musim penuh di putaran Pegadaian Liga 2 Championsip 2025/2026.
“Selama satu musim terakhir, saya dengan sengaja turun langsung menjalankan peran sebagai Manager Persipura Jayapura. Keputusan tersebut saya ambil karena pada saat itu karena Persipura membutuhkan kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan untuk membangun kembali fondasi tim, membentuk organisasi, serta memastikan seluruh proses transformasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Owen Rahadiyan, dalam keterangan yang disampaikan, Selasa (14/7/2026).
Dikatakan, bahwa dirinya percaya bahwa fase tersebut telah berhasil dilalui. Fondasi organisasi dan operasional tim telah terbentuk, sehingga Persipura kini memasuki tahap berikutnya.
“Seiring dengan semakin kompleksnya industri sepak bola profesional, tantangan sebuah klub tidak lagi hanya berada di dalam lapangan. Keberhasilan sebuah klub saat ini ditentukan oleh banyak aspek, mulai dari keberlanjutan finansial, pengembangan bisnis, tata kelola organisasi, akademi, infrastruktur, hubungan dengan sponsor dan suporter, hingga kemampuan membangun institusi yang kuat untuk jangka panjang,” terang Owen Rahadiyan.
Karena itu, mulai musim kompetisi ini dirinya akan kembali menjalankan fungsi strategis sebagai President Director PT Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK), selaku operator Persipura Jayapura berdasarkan perjanjian kerja sama yang telah disepakati.
“Fokus saya ke depan bukan lagi pada operasional harian tim utama, melainkan memastikan Persipura terus bertumbuh sebagai klub yang sehat secara finansial, profesional dalam pengelolaan, kuat secara komersial, dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sejalan dengan perubahan tersebut, Owen Rahadiyan tidak lagi menjalankan fungsi sebagai Team Manager. Untuk sementara waktu, fungsi operasional sepak bola akan dikoordinasikan oleh Director of Football, sehingga seluruh aspek teknis dan operasional tim utama tetap berjalan secara optimal.
Posisi Team Manager akan diisi pada waktu yang tepat setelah klub menemukan figur yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Bagi saya, ini bukanlah langkah mundur, melainkan langkah yang diperlukan agar saya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masa depan Persipura. Tanggung jawab saya terhadap klub tidak berkurang tapi justru semakin besar,” sambungnya.
“Kini fokus saya adalah memastikan Persipura tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi institusi sepak bola yang kuat, modern, dan berkelanjutan untuk generasi-generasi mendatang,’ pungkasnya.
RLS
























