Wabup Kemong Beberkan Kesiapan Panitia Jelang MTQ I Papua Tengah

Wabup Kemong Kesiapan Jelang MTQ I Papua Tengah
Momen rapat koordinasi menjelang MTQ I Papua Tengah yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Timika, Sabtu (11/7/2026) / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke I Tingkat Provinsi Papua Tengah 2026 telah memastikan kesiapannya menggelar event tersebut.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Mimika Emanuel Kemong selaku Ketua Panitia saat memimpin rapat koordinasi yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Timika, Sabtu (11/7/2026).

Rapat yang mengusung tema “Menebar Cahaya Alquran dalam Harmoni, Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban” itu dihadiri jajaran panitia pelaksana, koordinator bidang, serta pengurus LPTQ Papua Tengah guna memastikan seluruh persiapan menjelang pembukaan MTQ berjalan sesuai rencana.

Dalam arahannya, Wabup Kemong menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa hanya beberapa hari sehingga seluruh panitia diminta bekerja maksimal dan memperkuat koordinasi di setiap bidang.

“Kegiatan inti kita hari ini adalah memastikan semua kesiapan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya ingin bertanya, kita sudah siap atau belum?” tanya Wabup yang dijawab serentak oleh peserta rapat dengan kata “Siap”.

Ia menjelaskan bahwa mulai 13 hingga 15 Juli seluruh persiapan akan dilakukan secara efektif, sedangkan pada 16 Juli rangkaian kegiatan MTQ sudah mulai berjalan.

Menurut Wabup, seluruh aspek harus dipastikan siap, mulai dari kebersihan lokasi, kesiapan venue, penerimaan kafilah, hingga publikasi dan dokumentasi kegiatan.

Ia juga menyoroti kebersihan kawasan pasar yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Wabup lantas meminta koordinator terkait memastikan lingkungan tetap bersih karena akan menjadi salah satu jalur yang dilalui tamu dan peserta MTQ.

“Saya tadi pagi langsung melihat kondisi di pasar. Karena penyelenggaraan juga berada di kawasan itu, saya minta kebersihan benar-benar diperhatikan agar tamu yang datang merasa nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Papua Tengah, Ukkas, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ pertama tingkat Provinsi Papua Tengah merupakan momentum bersejarah bagi daerah otonomi baru tersebut.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam, mempererat ukhuwah, sekaligus membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“MTQ pertama ini harus menunjukkan bahwa Papua Tengah mampu menyelenggarakan kegiatan berskala provinsi dengan baik. Ini akan menjadi catatan sejarah perjalanan pembangunan di Papua Tengah,” ujarnya.

Ukkas mengatakan Kabupaten Mimika memiliki pengalaman panjang dalam menyelenggarakan MTQ berskala besar, bahkan pernah menjadi tuan rumah MTQ tingkat Tanah Papua yang mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat.

Karena itu, ia optimistis pelaksanaan MTQ pertama Provinsi Papua Tengah dapat berlangsung sukses apabila seluruh panitia tetap menjaga kekompakan dan bekerja dengan penuh keikhlasan.

Selain sukses penyelenggaraan, LPTQ Papua Tengah juga berharap MTQ mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi yang nantinya dapat bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan venue, penerapan sistem penilaian berbasis teknologi informasi (IT), serta profesionalisme dewan hakim agar pelaksanaan MTQ berlangsung transparan, objektif, dan berkualitas.

TIM